Polres Maros Intai Penyalur Bansos, Jika Salah Sasaran Pelaku Dapat Ganjaran

Penerima Bansos, harus benar-benar memenuhi syarat. Jika masih ada oknum yang pura-pura miskin, demi mendapat bantuan, maka akan diusut.

Polres Maros Intai Penyalur Bansos, Jika Salah Sasaran Pelaku Dapat Ganjaran
HANDOVER
Kapolres Maros AKBP Yohanes Richard Andrians SIK SH 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Polres Maros membentuk Satuan Tugas Bantuan Sosial untuk mengawasi Dinas Sosial, saat menyalurkan bantuan ke warga miskin.

Satgas Bansos tersebut, dipimpin langsung oleh Wakil Kapolres Maros, Kompol Abdul Halid.

Baca: Hindari Korupsi Bansos, Kapolres Maros Harap Penyalur Lakukan Ini

Baca: Alat Peraga Kampanye di Jalan Djalaengkara Palu Bahayakan Pengendara

Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard meminta kepada Dinsos, supaya lebih berhati-hati menyalurkan bantuan sosial. Bansos harus dilakukan dengan tepat sasaran, Selasa (19/2/2019).

Penerima Bansos, harus benar-benar memenuhi syarat. Jika masih ada oknum yang pura-pura miskin, demi mendapat bantuan, maka akan diusut.

"Data penerima bantuan dari Kementrian Sosial, harus valid dan akurat. Sehingga berdampak pada kesejahteraan warga. Tidak boleh, ada salah sasaran," kata Yohanes.

Baca: Pendaftaran SNMPTN 2019 Ditutup Pukul 22.00 WIB Malam ini, Sistem NISN Ganjil-Genap Tak Berlaku Lagi

Baca: Buka Sosialisasi Pelepasan Tanah Ex Gemeente, Ini Harapan Deng Ical

Jika ada yang mendapat bansos, padahal sudah sejahtera, maka pemberi dan penerima akan mendapat ganjaran.

Jenis Bansos yang akan disalurkan melalui Dinsos Maros, berupa bantuan uang tunai, santunan sosial dan pangan.

Saat ini Bansos tersebut dikenal dengan nama Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Baca: Terungkap Alasan Jokowi Pegang Pulpen saat Debat Pilpres Kedua, Disebut Pakai Alat Bantu Komunikasi

BPNT merupakan pengganti bantuan sosial beras sejahtera atau rastra. Sebelumnya, rastra disebut beras untuk rakyat miskin atau raskin.

Sasaran Bansos yakni keluarga tidak mampu atau miskin, korban bencana alam, warga adat terpencil dan penderita penyakit kronis non potensial.

Hadir dalam rakor tersebut Wakapolres Maros, Kompol Muh Amin, para Kapolsek dan para Bhabinkamtibmas, serta tenaga pendamping sosial.(*)

Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

Penulis: Ansar
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved