Suplai Logistik ke Tenda Pengungsian di Palu Kerap Terlambat

Ada yang sudah menempati Hunian Sementara ( Huntara ), ada yang masih bertahan di tenda pengungsian.

Suplai Logistik ke Tenda Pengungsian di Palu Kerap Terlambat
Muhakir Tamrin/Tribun Palu
Suasana di lingkungan pengungsi tenda darurat di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sabtu (16/2/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALU - Bencana alam yang melanda Kota Palu, Sigi, dan Donggala, sudah empat bulan berlalu.

Ratusan bahkan ribuan warga masih di pengungsian sampai saat ini.

Ada yang sudah menempati Hunian Sementara ( Huntara ), ada yang masih bertahan di tenda pengungsian.

Baca: Kadis PU Palu: PLN Satu-satunya BUMN Belum Beri Bantuan untuk Penyintas

Baca: Prof Winda Curhat di Facebook Suaminya Dekan PTN Direbut Pelakor, Reaksi Prof Dr Benny Pinontoan

Di Kota Palu, salah satu lokasi tenda pengungsian ada Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga. Tepatnya di sebelah barat Stadion Gawalise Palu.

Saat ini, tercatat masih ada sebanyak 50 lebih kepala keluarga (KK) yang bertahan di tenda darurat.

Sebagian besarnya sudah dipindahkan untuk menempati Huntara di bagian selatan Stadion Gawalise.

Selama ini, jaminan hidup para penyintas itu ditanggung oleh Pemerintah Kota Palu. Namun akhir-akhir ini, suplai logistik kerap terlambat diberikan.

Baca: Foto-foto & Video Pesawat Lion Air JT 714 Tergelincir di Bandara Supadio Pontianak

Ruslan, salah seorang penyintas yang masih tinggal di tenda darurat itu mengaku logistik kerap lambat diberikan.

Itu pun lanjutnya, harus meminta terlebih dahulu kepada pengurus posko pengungsian.

"Terkahir diberikan tiga hari lalu. Sebelumnya, lama baru diberikan. Itu pun nanti diminta," ujarnya, saat ditemui Sabtu (16/2/2019).

Pada saat penyaluran bantuan pun kata dia, masih ada para pengungsi penyusup.

"Yang terdata, yanh masih tinggal di tenda di sini masih sekitar 50 KK lebih. Tapi kalau sudah terima bantuan logistik, catatan itu bisa sampai 100 KK lebih," terangnya. (tribunpalu.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhakir Tamrin

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved