Citizen Reporter

Prof Henri Subiakto Jelaskan Motif Penyebaran Hoax hingga Upaya Pemerintah untuk Membasmi

DINAS Komunikasi dan Informatika Kota Makassar berpartisipasi pada Bimtek Peningkatan Kapasitas Sumber Daya

Prof Henri Subiakto Jelaskan Motif Penyebaran Hoax hingga Upaya Pemerintah untuk Membasmi
DOK DINAS KOMINFO MAKASSAR
Staf Ahli Bidang Hukum Menteri Kominfo, Prof Henri Subiakto (depan, berdiri) menjadi narasumber pada Bimtek Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pengelola Media Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Selatan dan Wilayah Indonesia Timur. Kegiatan ini digelar Seksi Kemitraan Komunikasi Media, Direktorat Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik pada Kementerian Kominfo bekerja sama dengan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Sulsel, di Hotel Santika, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Jumat (15/2/2019). 

Hoax itu meresap dalam waktu yang panjang tanpa disadari oleh orang yang mempercayainya.

"Penegakkan hukum belum mampu menekan hoax secara signifikan. Kalau ada penegakkan hukum, justru memunculkan kesan adanya tekanan pada kebebasan berpendapat," kata Staf Ahli Bidang Hukum Menteri Kominfo, Prof Henri Subiakto yang menjadi narasumber pada Bimtek ini.

Hoax selalu menyebar di media sosial karena informasi di media sosial itu cepat, murah, dan mudah tanpa melalui konsep keredaksionalan.

Pengguna media sosial juga lebih banyak.

Berbeda dengan di media konvensional yang harus menggunakan konsep keredaksionalan yang harus disaring melalui redaksi.

Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk menangkal hoax, seperti memberikan edukasi dan sosialisasi melalui Kementerian Kominfo RI.

Masyarakat harus mampu membedakan informasi hoax dan kabar yang sebenarnya.

Setelah paham, masyarakat dapat mengendalikan diri agar tidak ikut menyebarkan informasi hoax.

Adapun motivasi orang menyebarkan hoax, yakni ada yang bermotif sosial, yaitu ingin dinilai lebih maju, lebih banyak informasi.

Apapun yang dia temui, maka cepat-cepat di-share pada teman-teman dan jaringannya.

Halaman
123
Penulis: CitizenReporter
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved