Ingin Berobat Tapi Tak Punya Uang? Klinik Advanced Medicine CSI Jawabannya

Klinik Advanced Medicine hadir berbagi kepada masyarakat yang kurang beruntung secara ekonomi dengan menggratiskan biaya pemeriksaan kesehatan.

Ingin Berobat Tapi Tak Punya Uang? Klinik Advanced Medicine CSI Jawabannya
Dok dr Wachyudi Muchsin
Direktur Utama Klinik Advanced Medicine CSI, dr Wachyudi Muchsin (tengah) foto bareng dengan rekannya. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tingginya kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat menandakan bahwa sehat adalah kebutuhan mendasar.

Di mana, banyak yang tidak bisa dilakukan jika sedang sakit. Baik kita sendiri atau keluarga terdekat, masyarakat mensiasati dengan ikut asuransi.

"Hal itu bentuk solusi sebagian masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan maksimal, namun tidak semua masyarakat beruntung bisa mendapatkan pelayanan kesehatan," kata Direktur Utama Klinik Advanced Medicine CSI, dr Wachyudi Muchsin kepada Tribun, Sabtu (16/2/2019).

Baca: Profil Princess Mikaela Audry Megonondo Miss Indonesia 2019 dari Jambi, Intip Foto-fotonya

Baca: 4 Fakta Pelajar SMK Somba Opu Gowa yang Gantung Diri

Baca: Joko Driyono Plt Ketua Umum PSSI Jadi Tersangka dan Berikut Daftar Barang Disita

Baca: Siapakah Wanita yang Diduga Dilecehkan Striker Persija Marko Simic? Ciri-cirinya Wanita Indonesia

Wachyudi menambahkan, dengan dasar itu Klinik Advanced Medicine hadir berbagi kepada masyarakat yang kurang beruntung secara ekonomi dengan menggratiskan biaya pemeriksaan kesehatan.

Termasuk, kata Wachyudi obat-obatan  setiap hari Jumat. Menurutnya, tidak syarat dan ketentuan berlaku dalam pelayanan itu. Semuanya akan dilayani sepenuh hati.

"Silakan ke klinik akan dilayani dengan dokter serta paramedis dengan penuh cinta, berbagi sesama yang membutuhkan dan tidak merugikan, malah akan banyak rejeki minimal kepuasan bathin," ujarnya.

Humas IDI Makassar ini menjelaskan kedepan, pihaknya akan menyiapkan konsep yang mengundang donatur yang ingin berpartisipasi dalam ladang amal ini.

"Misalnya ada pasien yang mampu secara finansial, dan ingin beramal, bisa menyumbang seikhlasnya lewat sebuah boks amal yang disiapkan di klinik," tegas Wachyudi.

"Nanti dana itu kita belikan kembali obat-obatan buat pasien yang kurang mampu," tambah Wachyudi.

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

 

(*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved