Foto-foto Cantiknya Diajeng Lestari Istri CEO Bukalapak Achmad Zaky, Lebih Tua Dibanding Suami

Foto-foto cantiknya Diajeng Lestari, istri Achmad Zaky CEO Bukalapak. Kicauan CEO Bukalapak, Achmad Zaky tentang minimnya anggaran

Foto-foto Cantiknya Diajeng Lestari Istri CEO Bukalapak Achmad Zaky, Lebih Tua Dibanding Suami
INSTAGRAM.COM/@DIAJENGLESTARI
Diajeng Lestari 

6. Lebih tua dari suami

Ahad, 17 Oktober 2010, Achmad Zaky mengakhiri masa lajangnya dengan menikahi Diajeng Lestari.

Usia Diajeng Lestari lebih tua dibanding Achmad Zaky.

Diajeng Lestari lahir pada 17 Januari 1986 atau kini usianya 33 tahun, sedangkan Achmad Zaky lahir pada 24 Agustus 1986 atau kini usianya baru 32 tahun.

Selisih usia mereka 7 bulan.

7. Foto-foto cantiknya Diajeng Lestari

Berikut ini foto-foto cantiknya Diajeng Lestari, ibu dari 2 anak.

Nasihat Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) tidak marah atas cuitan CEO Bukalapak Achmad Zaky di Twitter yang mengkritik rendahnya anggaran R&D di Indonesia dan diselipkan kata harapan terhadap presiden baru.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki seusai mendampingi presiden menerima Achmad Zaky di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

"Sama sekali beliau tidak marah ya," ujar Teten Masduki kepada wartawan di Istana Kepresidenan.

Menurut Teten Masduki, Presiden Jokowi merasa khawatir terkait gerakan uninstall yang ramai di media sosial karena tweet  Achmad Zaky, mengingat hal tersebut dapat berdampak buruk kepada bisnis Bukalapak.

"Kalau ini terus berlanjut uninstall Bukalapak, ini menganggu bisnis e-commerce di Indonesia, kita tahu Bukalapak ini adalah salah satu empat unicorn kita," ucap Teten Masduki.

Teten Masduki menjelaskan, dalam pertemuan tadi juga presiden memaafkan Achmad Zaky yang telah menyampaikan permintaan maafnya secara langsung, dimana Jokowi turut memberikan nasihat.

"Beliau menasihati Zaky supaya lebih hati-hati walaupun beliau juga sepakat dengan substansi yang diangkat Zaky soal RND, cuma memang Zaky keliru dari data yang dipakai," tutur Teten Masduki.

Sebelumnya, Achmad Zaky telah menyampaikan permintaan maafnya kepada Jokowi secara langsung soal twitnya yang menjadi kontroversi di dunia maya.

"Secara pribadi saya sampaikan maaf kepada bapak dan luruskan juga yang kemarin," ujar Achmad Zaky di komplek Istana Kepresidenan.

Pertemuan yang berlangsung sekitar setengah jam, dari pukul 10.30 hingga pukul 11.00 WIB berlangsung secara tertutup di Istana Merdeka, dimana Achmad Zaky datang seorang diri.

Sementara, Jokowi ditemani Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.

Menurut Achmad Zaky, pertemuan pada hari ini atas undangan dari Presiden Jokowi dan untuk mengklarifikasi twitnya yang menjadi kontroversi di dunia maya.

"Presiden yang ngundang, saya sudah klarifikasi, waktu nge-tweet, saya sudah tweet sebelumnya. Cuman di Twitter, kalau sudah viral susah dikendalikan," papar Achmad Zaky.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didampingi Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky, Co-Founder dan President Bukalapak Fajrin Rasyid dan CO-Founder dan CTO Bukalapak Nugroho Herucahyono saat menghadiri perayaan Ulang Tahun Bukalapak ke-9 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019). Mengangkat tema Menerobos Batas perayaan ulang tahun Bukalapak ke-9 kini telah merangkul lebih dari 4 juta pelapak dan 50 juta pengguna se-Indonesia.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didampingi Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky, Co-Founder dan President Bukalapak Fajrin Rasyid dan CO-Founder dan CTO Bukalapak Nugroho Herucahyono saat menghadiri perayaan Ulang Tahun Bukalapak ke-9 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019). Mengangkat tema Menerobos Batas perayaan ulang tahun Bukalapak ke-9 kini telah merangkul lebih dari 4 juta pelapak dan 50 juta pengguna se-Indonesia. (TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA)

Beberapa hari ke belakang, Achmad Zaky menjadi pembicaraan di dunia maya sejak Kamis (14/2/2019), bahkan muncul tagar #UninstallBukalapak.

Tagar #UninstallBukaLapak ramai diperbincangkan di linimasa Twitter pasca CEO Bukalapak, Achmad Zaky mem-posting cuitan yang menyinggung soal "presiden baru".

Achmad Zaky mengkritik anggaran untuk riset dan pengembangan atau Research and Development (R&D) yang dinilainya masih kecil.

Pria asal Solo itu juga memaparkan data pada tahun 2016 yang menunjukkan anggaran R&D Indonesia tertinggal dari negara lainnya.

"Di akhir tweet Zaki menyebutkan soal presiden baru. "Mudah-mudahan presiden baru bisa naikin," tulis Achmad Zaky dalam cuitan yang sudah dihapus itu.

Ia juga menyebut industri 4.0 itu omong kosong. "

Omong kosong industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (merujuk hanya US$ 2 miliar)," tulisnya.

Achmad Zacky sendiri sudah meminta maaf atas pernyataan tersebut.

Dia mengaku ingin menggarisbawahi pentingnya membangun Indonesia melalui penelitian dan pengembangan ilmiah.(tribun-timur.com/tribunstyle.com/tribunnews.com)

Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved