Valentine Day, Ketua FABT Bantaeng: Jangan Ada Kekerasan

Namun demikian, Ketua Forum Anak Butta Toa (FABT) Bantaeng, Muhammad Fadli Tamsir menganggap perayaan Valentine's Day

ISTOCKPHOTOS.COM/IRISHIMAGES

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - 14 Februari diperingati oleh sebagian orang sebagai hari kasih sayang atau Valentine's Day.

Perayaan ini masih menjadi perdebatan, dianggap sebagai budaya kebarat-baratan.

Namun demikian, Ketua Forum Anak Butta Toa (FABT) Bantaeng, Muhammad Fadli Tamsir menganggap perayaan Valentine's Day sebagai tonggak kasih sayang.

Dia mengajak semua pihak senantiasa mencurahkan kasih sayang setiap harinya. Khususnya kepada para anak.

"Anak adalah bagian yang butuh kasih sayang. Lewat momen ini mari menyayangi anak, hindarkan mereka dari kekerasan," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Kamis (14/2/2019).

Anak diharapnya sebagai obyek yang harus punya banyak support, serta kasih sayang.

Salah satunya lewat membimbing para anak. Lakukanlah dengan kasih sayang bukan dengan kekerasan.

Pelajar SMAN 1 Bantaeng itu berharap momen hari kasih sayang bisa dimaknai semua orang, bahwa pentingnya kasih sayang bagi sesama termasuk anak-anak.

Senada dengan hal itu, Penyelenggara Syariah Kemenag Bantaeng, Abdul Halim Yakub menjelaskan bahwa hal-hal berhubungan dengan kasih sayang perlu dihargai.

Termasuk segala upaya bernuansa perdamaian, kerukunan, kerja sama, maupun kemaslahatan bersama.

Halaman
12
Penulis: Edi Hermawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved