Meski Menangis, Jaksa Tetap Minta Istri Bos Abu Tour Dihukum 20 Tahun Penjara

Meski terdakwa Istri CEO PT Amanah Bersama Ummat (AbuTours), Nursyariah Mansur menangis di ruang persidangan karena merasa tidak bersalah.

Meski Menangis, Jaksa Tetap Minta Istri Bos Abu Tour Dihukum 20 Tahun Penjara
hasan/tribuntimur.com
Istri CEO PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours) Hamzah Mamba, Nursyariah Masyur membacakan pembelaan pribadinya di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (14022019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Meski terdakwa Istri CEO PT Amanah Bersama Ummat (AbuTours), Nursyariah Mansur menangis di ruang persidangan karena merasa tidak bersalah, tak membuat tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), berubah.

JPU pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi selatan dan Barat dikoordinir langsung Nana Riana tetap  bertahan pada dakwaan dan tuntutan hukuman yang dibacakan beberapa pekan lalu di depan persidangan.

"Kami menolak seluruh pembelaan terdakwa maupun penasehat hukum. Kami tetap bertahan pada dakwaan dan tuntutan sebelumnya," kata JPU Nana Riana kepada Tribun.

Nana dalam tuntutanya meminta kepada hakim agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Nursyariah selama 20 tahun penjara dan denda Rp 500 juta.

Sementara terdakwa Manager Keuanga Muh Kasim diminta agar dihukum 18 tahun penjara dan denda Rp 100 juta dan untuk Komisaris Abu Tours Haeruddin diminta 16 tahun penjara dengan denda yang sama.

"Kami langsung bacakan tadi secara lisan. Kami tinggal menunggu putusan ini pada 21 Februari mendatang," kata Nana Riana kepada awak media.

JPU menyatakan para terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penggelapan dan pencucian uang sebagai dalam pasal 372 juncto pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP tentang penggelapan.

Serta pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP.

Para terdakwa diduga secara bersama sama dengan Bos Abu Tours Hamzah menggelapkan dan melakukan pencucian uang 96 ribu calon jamaah Abu Tours.

Total uang yang digelapkan sebagaimana dalam dakwaan JPU senilai Rp 1,2 trilun. Terungkap dalam fakta persidangan dan keterangan saksi, uang jamaah itu disebut digunakan untuk kepentingan pribadi terdakwa.

Uang itu digunakan untuk membeli aset, seperti apartemen, rumah, kendaraan, tanah, pembelian emas 7 Kg dan membiaya unit bisninya yang tidak ada kaitanya dengan pemberangkatan para calon jamaah.

Adapun aset itu diketahui sebagian telah disita Polda Sulsel. Sebagian aset lain belum diketahui keberadaanya dan diduga masih disembunyikan terdakwa.

Baca: Jaksa Pastikan Banding Atas Vonis Denda Bos Abu Tours Hamzah Mamba Rp 500 Juta

Baca: Digelar Malam, Sidang Pembacaan Tuntutan Istri Hamzah Mamba Sepi Pengunjung

Baca: sscasn.bkn.go.id Sulit Diakses? Cek Jam Ideal Akses & Login ssp3k.bkn.go.id Daftar PPPK atau P3K

Baca: Terungkap Ternyata Ini Penyebab Tiket Pesawat Mahal, Ini Dilakukan Presiden Jokowi & Kata Ketum PHRI

Baca: UPDATE TERBARU Tahapan Resmi PPPK 2019 di sscasn.bkn.go.id dan Cara Login sp3k-daftar.bkn.go.id

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:
Penulis: Hasan Basri
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved