Daihatsu Makassar: Januari Transaksi Tumbuh 10%, Stok Lama Laris dengan Promo Menggiurkan

"Dan juga situasi kota di tahun politik yang tenang dan kondusif juga ikut mendorong tumbuhnya pencapaian di awal tahun ini," lanjutnya.

Daihatsu Makassar: Januari Transaksi Tumbuh 10%, Stok Lama Laris dengan Promo Menggiurkan
fadli/tribuntimur.com
Kepala Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Makassar, Dodik Priambodo (tiga dari kiri) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat bulan pertama 2019 terjadi lonjakan pembelian kendaraan baru di sejumlah daerah di Sulsel.

Kepala Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Samsat Makassar, Harmin Hamid menuturkan, melihat data statistik yang masuk, bulan pertama 2019 pembelian kendaraan baru melonjak 15 persen dari Januari 2018 lalu.

Baca: VIDEO: 97 Siswa Diktuk Bintara Polri Latihan Kerja di Mapolres Pangkep

Baca: Tim Common Sense Survey LPPD Kemendagri Kunjungi Carester Ujung Tanah

"Tahun ini untuk kendaraan roda empat 3.097 unit, sedangkan tahun 2018 itu hanya 1.764 unit. Sedangkan kendaraan roda dua 15.978 unit, dan 2018 hanya 14.752 unit pembelian," kata Harmin via pesan WhatsApp, Kamis (14/2/2019).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Makassar, Dodik Priambodo menuturkan, khusus Daihatsu, angka di awal tahun naik 10 persen dibandingkan pencapaian tahun lalu.

Baca: Kok Bisa? YouTube Baim Paula Kalahkan BLACKPINK, Billie Eilish, & Atta Halilintar Top 500 YouTubers

"Ini versi data internal, karena versi resminya masih direkap di pusat hal ini disebabkan masih ada beberapa stok Nomor Identifikasi Kendaraan Bermotor (NIK) 2018 yang justru banyak dicari karena faktor diskon yang berbeda," kata Dodik.

"Dan juga situasi kota di tahun politik yang tenang dan kondusif juga ikut mendorong tumbuhnya pencapaian di awal tahun ini," lanjutnya.

Kalau bicara segment; Daihatsu masih sama dengan tahun 2018 didominasi komersil dengan Gran Max Pick Up-nya, apalagi beberapa kompetitor setop produksi karena mau migrasi ke teknologi Euro 4.

Baca: Pengusutan Kasus Dugaan Korupsi Lahan Kantor Pemerintah di Morowali Utara Tunggu Keterangan Ahli

"Selain itu, segmen LCGC khususnya Sigra. Karena masih dianggap belum ada pembanding produk lain yang bisa memberikan kualitas, kenyamanan namun dengan harga yang sangat terjangkau di kantong masyarakat," katanya.

Sedangkan untuk Segment Low MPV, Grand New Xenia yang baru mulai memberi kontribusi. "Namun produk Xenia lama sudah habis di Januari kemarin," kata Dodik.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali @fadhlymuhammad. 

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved