Baznas Enrekang Sosialisasi Zakat Profesi di Tiga Instansi Vertikal

Acara sosialisasi digelar di ruang sidang Pengadilan Negeri Enrekang, Rabu (13/2/2019).

Baznas Enrekang Sosialisasi Zakat Profesi di Tiga Instansi Vertikal
muh asiz albar/tribuntimur.com
Sosialisasi kewajiban zakat pada Pengadilan Negeri Enrekang, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Tinggi Agama Enrekang di ruang sidang Pengadilan Negeri Enrekang, Rabu (13/2/2019). 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Sosialisasi kewajiban zakat terus digencarkan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang.

Kali ini, Baznas menyasar instansi vertikal seperti Pengadilan Negeri Enrekang, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Tinggi Agama Enrekang.

Acara sosialisasi digelar di ruang sidang Pengadilan Negeri Enrekang, Rabu (13/2/2019).

Baca: Polres Enrekang Terjunkan Puluhan Personel, Amankan Eksekusi Tanah di Desa Sumillan

Baca: Enrekang Bakal Diguyur Hujan Hari Ini, Kecepatan Angin Berkisar 9 Km Per Jam

Ketua Bagian Pengumpulan Baznas Enrekang, Baharuddin menegaskan, sosialisasi kewajiban zakat kepada para pegawai instansi vertikal merupakan program rutin dan kewajiban Baznas.

Itu didasarkan pada amanat undang-undang nomor 23 tahun 2011, Peraturan Pemerintah (PP) 14 tahun 2014 dan Inpres nomor 3 tahun 2014.

"Orang hukum tentu lebih paham atas hukum bahwa undang-undang zakat adalah kompilasi syariat zakat menjadi hukum positif," kata Baharuddin, Rabu (13/2/2019).

Baca: 8 Tahun Terbengkalai, Rujab Ketua DPRD Mamasa Nyaris Jadi Kandang Ternak

Sementara Konisioner Baznas Enrekang, Ilham Kadir, menjelaskan kewajiban para pengurus Baznas selain mengumpul dan mendayagunakan zakat adalah melakukan sosialisasi.

Selanjutnya memfasilitasi masyarakat menunaikan kewajiban rukun Islam ke tiganya.

“Kewajiban kita kan menyampaikan akan kewajiban zakat untuk warga muslim. Kita berharap aparat tiga lembaga hukum ini mengikuti langkah seluruh PNS Pemda Enrekang, TNI dan polri," ujar Ilham.

Baca: Diskusi Kerukunan Pemilu 2019, Tokoh Agama: Kearifan Lokal Dorong Pemilu Damai 2019

Ia menambahkan, merujuk pada acuan hukum itu sendiri yaitu tidak boleh diskriminasi.

Sehingga, membayar zakat profesi berlaku juga untuk umat muslim yang memenuhi syarat hukum positif dan syariat tanpa perbedaan instansi.

Hadir dalam acara sosialisasi tersebut dihadiri pula Ketua MUI Enrekang, KH Amir Mustafa, para hakim, jaksa dan pegawai dari masing-masing instansi.(tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com @whaiez

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved