Bacakan Pledoi, Istri Bos Abu Tours Menangis Tersedu-sedu dan Minta Maaf ke Jamaah

Diberitakan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum telah membacakan tuntutan terhadap ketiga terdakwa, Rabu (30/01/2019) malam.

Bacakan Pledoi, Istri Bos Abu Tours Menangis Tersedu-sedu dan Minta Maaf ke Jamaah
Sanovra/tribun-timur
Tiga terdakwa yakni Manager Keuanga Muh Kasim (kiri), istri Hamzah Mamba, Nursyariah Mansyur (tengah) dan Komisaris Keuangan Haeruddin (kanan) mengikuti sidang lanjutan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan pencucian uang 96 ribu calon jamaah umrah berlansung di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (16/01/19). Sidang tersebut dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan  Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Sidang lanjutan kasus dugaan penggelapan dan tindak pidana pencucian uang PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours) berlangsung di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (13/2/2019).

Sidang berlangsung sekitar pukul 15.30 Wita dengan mendudukan tiga terdakwa, yakni Istri Bos Abu Tours Hamzah Mamba, Nursyariah Mansur. Manager Keuangan Abu Tours Muh Kasim dan Komisaris Abu Tours Haeruddin.

Baca: TRIBUNWIKI: Striker PSG Kylian Mbappe Cetak Dua Gol Lawan MU, Ini Profil dan Perjalanan Karirnya

Baca: Transaksi Minimal Rp 50 Ribu di MTC Foodcourt, Bisa Ikut Best Voice Hunt di Akhir Pekan

Agendanya adalah pembacaan pembelaan atau pledoi atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sulselbar. Ketiga terdakwa membacakan pledoi pribadi masing masing.

Di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin langsung Denny Lumban Tobing, terdakwa Nusyariah Mansur terlihat menangis tersedu sedu ketika membacakan pledoi yang ditulis di atas secari kertas.

Sembari bediri, terdakwa membacakan sambil beberapa kali mengusap air mata yang menetes di pipinya. Bahkan, sempat berhenti membacakan sejenak pledoinya karena tidak mampu menahan tangisanya.

Baca: Waspada! Ini 3 Bahaya Jika Anda Kecanduan Nonton Film Porno! Gangguan Kesehatan Tubuh dan Jiwa

Dalam pembelaan dibacakan, Nursyariah sempat menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jamaah yang menjadi korban penggelapan dan pencucian uang Abu Tours.

"Mungkin ini adalah garis tangan Allah, begitu banyak pelajaran. Kepada jamaah saya memohon maaf . Saya berjanji tetap akan  memberangkatkan calon jamaah," kata Nursyariah.

Diberitakan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum telah membacakan tuntutan terhadap ketiga terdakwa, Rabu (30/01/2019) malam.

Baca: Bisnis Katering Makanan Bayi, Febri Tawarkan Bubur Hingga Pure Buah

Tuntutan yang dibacakan oleh JPU Kejaksaan Tinggi Sulawesi selatan dan Barat, Nana Riana terhadap ketiga terdakwa, dituntut hukuman berbeda.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved