Perjalanan Bisnis Owner Warkop 189 Sinjai Dari Jual Ikan Hingga Ditipu Rp 300 Juta

Hasil dari penjualannya itu dinilai cukup minim. Bahkan hanya cukup untuk biaya hidup untuk sebulan.

Perjalanan Bisnis Owner Warkop 189 Sinjai Dari Jual Ikan Hingga Ditipu Rp 300 Juta
handover
Owner Warkop Basuki 189 Sinjai Zahrani (paling depan).

Dari usaha dagang kue dan cuci mobil, Zahrani mulai bangkit. Tahun 2014 dan tahun 2015 lalu, mereka mulai bangun warkop seukuran dua kali ukuran rumah pos ronda di Jl Basuki Rahmat.

Zahrani mendukung niat suami bangun warkop karena ia memiliki pengalaman racik buat kopi dan jus.

Warkop tersebut dinamainya 189. Nama warkop tersebut sendiri diberikan nama oleh sang suami Zahrani, Rahmat Kurnia.

189 adalah sebuah sekolah Rahmat di Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Sebab Rahmat pernah sekolah dan besar di tanah bersejarah itu.

Baca: Rafathar Ogah Naik Sepeda Pemberian Presiden Jokowi, Ini Penjelasan Raffi Ahmad

Tahun 2017 lalu, Zahrani memperbesar warkopnya dengan empat bagian ruangan termasuk ruang musallah.

Kini Warkop 189 Sinjai mampu mendapatkan omset 2,5 juta perhari dengan mempekerjakan delapan orang warga lokal Sinjai.

Dan kini Warkop 189 Basuki Rahmat Sinjai sebagai warkop paling ramai dikunjungi warga di Sinjai ditengah carut marutnya warkop dan kafe lainnya di Sinjai saat ini.

Baca: Tim Pegasus Polres Jeneponto Bekuk Pelaku Pengeroyok Anggota Polri

Kuncinya agar tetap ramai, kata Zahrani yakni melayani dengan baik pengunjung, dirinya harus ramah bersama karyawannya. Dan menjaga cita rasa kopi serta menjaga fasilitas agar tetap nyaman dikunjungi.

Sedang dukanya kerap ada pengunjung yang lupa bayar kopi. Namun semua itu, dinilai Zahrani sebagai ibadah jika diikhlaskannya, katanya sambil tersenyum lebar.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri @Sambah Sambahri

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved