Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rocky Gerung: Apa Jadinya Akal Sehat Bangsa Ini Tanpa Muhammadiyah

Pengamat politik, Rocky Gerung menyatakan bagaimana jadinya akal sehat negara Indonesia saat ini tanpa adanya organisasi Muhammadiyah.

Tayang:
Editor: Ilham Arsyam
Tribunnews
Rocky Gerung 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pengamat politik, Rocky Gerung menyatakan bagaimana jadinya akal sehat negara Indonesia saat ini tanpa adanya organisasi Muhammadiyah.

Hal itu ia sampaikan saat mengisi acara kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) seperti yang diunggah oleh Rocky Channel pada Kamis (7/2/2019).

Mulanya, Rocky Gerung menceritakan profil Kyai Haji Ahmad Dahlan yang diketahui membangun Organisasi Muhammadiyah sewaktu masih muda tepatnya pada tahun 1912.

"Kalau seabad lalu Ahmad Dahlan memilih caleg dan tidak mendirikan Muhammadiyah, apa yang terjadi dengan akal sehat bangsa ini," ungkap Rocky Gerung.

Baca: Tak Hanya Soal Filsafat, Doktor Ahli Ekonomi ini Bongkar Kehebatan Rocky Gerung yang Lain

Terkait hal itu, Rocky Gerung mengatakan bahwa Muhammadiyah menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur dari akal sehat bangsa ini.

"Jadi ada konsekuensi saudara-saudara untuk meneruskan proyek akal sehat Ahmad Dahlan dan sekarang ada dalam statistik ada lebih dari 170 Universitas Perguruan Tinggi Muhammadiyah di seluruh Indonesia, kurang lebih ada 5 juta mahasiswa per lima tahun yang masuk di sekolah-sekolah Muhammadiyah," jelas Rocky Gerung.

"Jadi Muhammadiyah adalah infrastruktur dari akal sehat negeri ini," imbuhnya.

Ia juga menyatakan jika Muhammadiyah berhenti untuk mengajar dan berfikir maka IQ bangsa ini akan menurun.

"Saudara bayangkan, jika Muhammadiyah yang sebanyak itu Institusi pedagoginya, berhenti untuk mengajar, berhenti untuk berfikir maka IQ bangsa ini langsung tinggal 10 persen," ungkapnya.

Baca: Sudah 2 Kali, Ternyata ini Alasan Rocky Gerung Acungkan 1 Jari Bersama Pendukung Jokowi di Sela ILC

Rocky Gerung juga menjelaskan bahwa selalu ada hubungan pedagogi dengan hubungan politik.

"Kenapa? karena politik itu mengolah akal pikiran," kata Rocky Gerung.

"Dari awal sejak kata politik itu diucapkan oleh Aristoteles yang dia lakukan adalah mengajak orang berdebat di pasar, namanya Agora kalau dalam tradisi Yunani."

"Agora itu adalah tempat orang bicara tentang harga telur, harga cabai, harga bawang putih. Jadi sejak 25 tahun lalu, pasar itu selalu sifatnya politis karena disitulah keadilan dipertengkarkan."

"Orang bertengkar dengan kekuatan argumen. Itulah sejarah demokrasi," sambungnya.

Lebih lanjut ia menegaskan tentang pengertian demokrasi.

"Jadi demokrasi itu bukan pemerintahan orang, tetapi pemerintahan akal melalui pemerintahan orang," tegasnya.

Lihat videonya di sini:

Diketahui, Rocky Gerung merupakan seorang pengamat politik yang aktif memberikan kritik kepada pemerintah serta kuliah umum soal politik.

Seperti yang disampaikan oleh Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD yang menyatakan telah lama mengenal sosok Rocky Gerung.

Baca: 2 Bulan Jelang Pilpres, Ustadz Abdul Somad (UAS) Tegaskan Sikap Politiknya

Ia menceritakan bahwa Rocky Gerung kerap dihadirkan sebagai Ahli oleh pihak yang berperkara.

Sebab menurut Mahfud MD, penjelasan yang disampaikan Rocky Gerung dapat mempertajam analisis untuk membuat vonis.

"Saya sudah lama kenal @rockygerung . RG orang baik yang selalu bersikap bebas.

Waktu di MK saya senang jika RG yang dihadirkan sebagai Ahli oleh pihak yang berperkara karena mempertajam analisis untuk membuat vonis.

Kadang saya dan RG beda pendapat tapi kami tetap obyektif untuk saling paham sikap masing-masing," tulis Mahfud MD, (2/2/2019).

Kicauan Mahfud MD komentari Rocky Gerung
Kicauan Mahfud MD komentari Rocky Gerung (Capture Twitter @mohmahfudmd)

Sementara itu, Ekonom Dr Chatib Basri membongkar sosok pengamat politik Rocky Gerung.

Hal ini diungkapkan Chatib Basri melalui Twitter miliknya, @ChatibBasri, Kamis (7/2/2019).

Mulanya ia mengomentari sebuah komentar dari netizen @oilgas170845.

Dalam balasannya pada netizen itu, Chatib mengatakan sosok Rocky Gerung yang dianggapnya baik sekali soal matematika.

Ekonom senior itu juga menerangkan dirinya bersama Rocky bersama di Fakultas Teknik.

Baca: Netralitas ILC tvOne Dipertanyakan Jack Boyd Lapian Si Pelapor Rocky Gerung, Apa Reaksi Karni Ilyas?

"Rocky justru memiliki logika dan pemahaman yang baik sekali soal matematik.

Dia pernah di fakultas teknik.

Tahun 1990 an saya bersama @rockygerung dan Alm. Dr. Sjahrir pernah menulis paper soal kemiskinan dan pemerataan.

Itu mungkin awal ide Amartya Sen coba diterapkan disini," tulis Chatib Basri.

Melihat dirinya sedang dibicarakan oleh Chatib Basri, Rocky Gerung tidak memberikan jawaban atas kicauan Chatib.

Rocky hanya me-retweet (mengunggah ulang) kicauan dari Chatib tersebut.

Kicauan Chatib Basri komentari Rocky Gerung
Kicauan Chatib Basri komentari Rocky Gerung (Capture Twitter @Chatibbasri)

 

(TribunWow.com/Atri)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved