Kapolda Sulsel Kaget, Kasus Pembobolan Rumah di Makassar Belum Terungkap

Jenderal dua bintang ini terlihat kaget, karena pemaparan Prof. Marwan soal pengungkapan kasus pembobooan di Jl Sungai Saddang ini terkesan lambat.

Kapolda Sulsel Kaget, Kasus Pembobolan Rumah di Makassar Belum Terungkap
abdiwan/tribuntimur.com
Suasana Diskusi Forum Dosen di Tribun Timur, Rabu (6/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kapolda Sulsel, Irjen Pol Hamidin, mengaku kaget kasus pembobolan rumah warga di Jl Sungai Saddang Makassar belum tuntas.

Ekspresi kaget Hamidin terlihat saat akademisi Unibos, Prof Marwan Mas memberikan info kasus mandek, dalam diskusi Forum Dosen Majelis Tribun Timur di lantai 4 kantor Tribun, Jl Cendrawasih no 430 Makassar, Rabu (6/2/2019) sore.

"Wah, terkait kasus pembobolan atau pencurian dan pemeberatan (curat) ini menjadi catatan dan atensi saya," kata Hamidin dalam suasana diskusi Tribun.

Jenderal dua bintang ini terlihat kaget, karena pemaparan Prof. Marwan soal pengungkapan kasus pembobooan di Jl Sungai Saddang ini terkesan lambat.

Ditambah lagi, Marwan menyebutkan, kasus pembobolan rumah nomor 92, Kelurahan Maricayya Baru, Makassar ini sudah dilaporkan korban berkali-kali.

Pasalnya, kasus pembobolan rumah yang diketahui terjadi lebih dari dua kali itu, disebutkan belum diungkap Polsek Makassar dan Polrestabes Makassar.

Padahal, kasus ini terakhir kali dilapor oleh korban pada akhir tahun 2018. Dan sempat juga diselidiki oleh Satreskrim Polrestabes, namun belum ada hasil.

Begitu juga Polsek Makassar, dimana rumah korban tersebut masuk di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Makassar. Tapi lagi-lagi kasus ini belum diselesaikan.

"Saya segera mengatensi kasusnya, ini kasus curat. Atensi yang lainnya adalah kasus begal," tegas Irjen Hamidin.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved