Ada Apa? Korban Tsunami Selat Sunda Banten Bakal Gugat Presiden Jokowi dan DPR, Ini Alasannya

Masih ingat dengan kabar memilukan peristiwa tsunami Selat Sunda Banten pada 22 Desember 2019 lalu? Kini ada kabar terbaru dari korbannya.

Ada Apa? Korban Tsunami Selat Sunda Banten Bakal Gugat Presiden Jokowi dan DPR, Ini Alasannya
Wartakota Live
Ada Apa? Korban Tsunami Selat Sunda Banten Bakal Gugat Presiden Jokowi dan DPR, Ini Alasannya 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ada Apa? Korban Tsunami Selat Sunda Banten Bakal Gugat Presiden Jokowi dan DPR, Ini Alasannya

Masih ingat dengan kabar memilukan peristiwa tsunami Selat Sunda Banten pada 22 Desember 2019 lalu? Kini ada kabar terbaru dari korbannya.

Bukan soal perkembangannya, melainkan empat warga Banten akan melayangkan gugatan warga negara kepada Presiden dan anggoa DPR.

Mereka akan melayangkan Citizen Lawsuit atau gugatan warga negara kepada Presiden Jokowi gugatan warga negara kepada Presiden Joko Widodo alias Presiden Jokowi dan DPR.

Warga menunjuk Abdul Hamim Jauzie sebagai kuasa hukum mereka.

Baca: Gempa 6,1 SR Guncang Nias Selatan, Warga Berhamburan ke Luar Rumah

Baca: BREAKING NEWS: Sesosok Mayat Ditemukan di Kampung Ujung Batu Jeneponto

Baca: Walhi Sebut Banjir Gowa Bencana Ekologis

Abdul Hamim Jauzie mengatakan, dalam gugatannya, warga meminta Presiden Jokowi menganggarkan pengadaan alat pendeteksi tsunami yang diakibatkan gempa vulkanik dan alat kebencanaan lainnya di Selat Sunda.

Sebelum gugatan diajukan, kata Hamim, mereka akan menyampaikan pemberitahuan atau notifikasi kepada Presiden Jokowi dan DPR terlebih dahulu.

"Tujuannya memberikan kesempatan Presiden untuk memenuhi tuntutan empat warga Banten ini," kata Hamim kepada Warta Kota, Senin (4/2/2019).

Abdul Hamim Jauzie menjelaskan, dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tsunami di Selat Sunda memakan korban sedikitnya 426 orang meninggal dunia.

Tsunami Selat Sunda juga menyebabkan 7.202 orang mengalami luka-luka, 23 orang hilang, 40.386 orang mengungsi, dan 882 rumah rusak.

Halaman
1234
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved