Enam Arahan Presiden Untuk BPBD Sulsel Menghadapi Bencana

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional Bencana tahun 2019 dilaksanakan di Jatim Expo Surabaya.

Enam Arahan Presiden Untuk BPBD Sulsel Menghadapi Bencana
Humas Polres Gowa
Polres Gowa dibawah pimpinan Akbp Shinto Silitonga melibatkan Tim K-9 Anjing Pelacak yang memilik keahlian khusus milik Direktorat Sabhara Polda Sulsel, Kamis (24/01). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rapat Koordinasi Nasional Bencana tahun 2019 di Jatim Expo, Surabaya (2/2/2019) Kemarin.

Rakernas dihadiri lebih dari 4.000 peserta dari BPBD seluruh Indonesia dan perwakilan dari kementerian, lembaga, gubernur, bupati/walikota, TNI, Polri, akademisi dan lainnya, termasuk dari Sulawesi Selatan hadir dalam acara itu.

Rakornas dibuka Presiden RI Joko Widodo.

Dalam sambutannya Presiden menyatakan forum ini sangat strategis dalam mengkoordinasikan dan mengkonsolidasikan kekuatan yang kita miliki untuk mengantisipasi bencana.

"Ada enam hal yang disampaikan dalam arahan pak Presiden dalam rapat koordinasi tersebut" kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulsel, Syamsibar kepada Tribun, Minggu (03/02/2019).

Pertama, setiap rancangan pembangunan ke depan harus dilandaskan pada aspek-aspek pengurangan risiko bencana.

Bappeda harus paham hal ini, di mana daerah yang boleh dan tidak boleh diperbolehkan.

Rakyat betul-betul dilarang untuk masuk ke dalam tata ruang yang memang sudah diberi tanda merah.

Mereka harus taat dan patuh kepada tata ruang.

Halaman
1234
Penulis: Hasan Basri
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved