Dana Parkir Dikorupsi, ACC Desak Kejati Usut Tuntas dan Segera Tetapkan Tersangka

Hal ini penting agar perusahaan daerah yang manajemennya relatif amburadul kedepannya dapat melakukan pembenahan lebih baik.

Dana Parkir Dikorupsi, ACC Desak Kejati Usut Tuntas dan Segera Tetapkan Tersangka
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Direktur Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Abdul Mutalib. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Pengusutan kasus Penggelolan dana parkir di Perusahaan Daerah (PD) Pakir Raya Makassar yang diduga dikorupsi mendapat dukungan dari Lembaga Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi.

ACC mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat mengusut untuk tuntas kasus itu sampai ke akar akarnya.

Baca: Ketua IBA Regional Indonesia Timur Harap Review Soal Masuk Uji Kompetensi Kesmas

Baca: Sampah Berserakan di Mapolsek Tamalate Makassar  

Hal ini penting agar perusahaan daerah yang manajemennya relatif amburadul kedepannya dapat melakukan pembenahan lebih baik.

"Kami mendukung sepenuhnya langkah kejati mengusut kasus ini," kata Direktur ACC Sulawesi, Abdul Mutalib kepada Tribun, Minggu (3/2/2019)

Dana pengelolaan parkir senilai Rp 1,9 miliar diindikasi disalahgunakan tidak sesuai dengan fungsinya. Hal itu berdasarkan hasil audit independen Kejati.

Baca: Wakil Bupati Sinjai Dukung Program Millenials Road Safety Festival

"Saya yakin nilai penyimpangan bisa diatas dari yang disidik saat ini jika penyidik kejati melakukan pengusutan secara menyeluruh di perusda tersebut," paparnya.

ACC berharap Kejati tidak pandang bulu dalam menetapkan pelaku. Siapapun yang terbukti terlibat harus ditetapkan sebagai tersangka.

"Jad segera tetapkan tersangka dan usut sampai tuntas kasus ini. Tetapkan tersa intelektualnya," sebutnya.

Baca: VIDEO: Kondisi Terkini Desa Kayuloe Barat, Jenepont Pasca Banjir Bandang

Kajati Sulselbar Tarmizi sebelumnuya memastikan bakal ada tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran parkir di Perusahan Daerah Parkir Raya Kota Makassar.

Berdasarkan hasil penyelidikan Kejati Sulselbar telah ditemukan adanya perbuatan pidana yang mengarah pada tindak pidana korupsi dalam pengelolan dana parkir tahun anggaran 2008 sampai 2017.

Baca: TRIBUNWIKI: 5 Tempat Ngopi di Jl Mallengkeri Makassar, Harga Terjangkau

"Untuk perkara parkir sendiri sudah kita tingkatkan ke tahap penyidikan. Dalam tahap penyidikan kita mencari siapa yang bertanggungjawab dan tentunya akan kita tetapkan sebagai pelaku yang terbukti melakukan tindak pidana," kata Tarmizi kepada wartawan, Jumat (01/2/2019).

Untuk mencari pelaku kata Tarmizi pihaknya kembali akan memanggil Direktur PD Parkir Makassar. Satriani karena dianggap mengetahui secara detail tentang pengelolaan dana parkir tahun anggaran 2008 sampai 2017.(*)

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Follow juga akun instagram di:

Baca: Sudah Bayar Rp 1 Miliar Permak Wajah, Pedangdut Nita Thalia Curhat Pernah Alami Hal Mengerikan ini

Baca: Kawan Seperjuangan di Asmindo Hadiri Diskusi Buku Keislaman Jokowi di Solo

Baca: Manajer 1 Miliar Tanri Abeng Jadi Pemateri Seminar IKA Magister Manajemen PPs Unismuh

Baca: Pemkab Sinjai Kerja Sama Unibos, Bupati: Demi Memajukan Kabupaten Sinjai

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved