Inflasi Sulsel 0,53 di Januari 2019, Akademisi: TPID Kurang Perhitungkan Cuaca

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel merilis, terjadinya inflasi disebabkan naiknya harga pada enam kelompok pengeluaran.

Inflasi Sulsel 0,53 di Januari 2019, Akademisi: TPID Kurang Perhitungkan Cuaca
Anas Iswanto
Ekonom Universitas Hasanuddin, Anas Iswanto Anwar Makatutu.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Sulawesi Selatan mengalami inflasi 0,53 persen di Januari 2019.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel merilis, terjadinya inflasi disebabkan naiknya harga pada enam kelompok pengeluaran.

Bahan makanan sebesar 1,80 persen, sandang 0,23 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,20 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,19 persen, kesehatan 0,11 persen, pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,10 persen.

Sementara kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami penurunan 0,04 persen.
Akademisi Fakultas Ekonomi Unhas, Anas Iswanto Anwar Makatutu menilai, andil besar inflasi adalah komoditi yang erat dipengaruhi cuaca menyebabkan penurunan supply misalkan ikan.

"Pada musim hujan sekarang ini, komoditi musiman dan erat kaitannya dengan faktor cuaca perlu lebih dipantau lagi oleh TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) dan stakeholder," ujar Ketua Prodi Doktor Ilmu Ekonomi Unhas itu, Jumat (1/2).

TPID, kata Anas, harus punya sistim terhadap volatile food, karena kelompok inilah yang paling sering menyebabkan inflasi.

"Padahal kelompok ini lebih mudah dilakukan penanganan, bila sistem bekerja dengan baik. Selama konsistensi terhadap aturan dan sistem, maka tidak perlu lagi kenaikan inflasi oleh komoditi yang mudah diprediksi pergerakannya," katanya. 

Komoditas Mengalami Kenaikan Harga
- Tomat buah
- Tomat sayur
- Kangkung
- Bayam
- Ikan cakalang
- Beras
- Ikan teri
- Pepaya
- Ikan layang
- Bawang merah

Komoditas Mengalami Penurunan Harga
- Daging ayam ras
- Cabe merah
- Cabe rawit
- Bensin
- Bawang putih
- Ikan bandeng
- Minuman ringan
- Daging sapi
- Jeruk
- Sabun detergen bubuk. 

Baca: Kawan Seperjuangan di Asmindo Hadiri Diskusi Buku Keislaman Jokowi di Solo

Baca: Manajer 1 Miliar Tanri Abeng Jadi Pemateri Seminar IKA Magister Manajemen PPs Unismuh

Baca: Pemkab Sinjai Kerja Sama Unibos, Bupati: Demi Memajukan Kabupaten Sinjai

Baca: Bursa Transfer Liga Spanyol Ditutup! Ini Daftar Pemain yang Direkrut dan Keluar dari 5 Klub Raksasa

 

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Follow juga akun instagram di:

Baca: Sudah Bayar Rp 1 Miliar Permak Wajah, Pedangdut Nita Thalia Curhat Pernah Alami Hal Mengerikan ini

Baca: Kawan Seperjuangan di Asmindo Hadiri Diskusi Buku Keislaman Jokowi di Solo

Baca: Manajer 1 Miliar Tanri Abeng Jadi Pemateri Seminar IKA Magister Manajemen PPs Unismuh

Baca: Pemkab Sinjai Kerja Sama Unibos, Bupati: Demi Memajukan Kabupaten Sinjai

Baca: Bursa Transfer Liga Spanyol Ditutup! Ini Daftar Pemain yang Direkrut dan Keluar dari 5 Klub Raksasa

 

AHMAD Dhani dinyatakan bersalah dan divonis 1 tahun 6 bulan oleh Hakim karena melakukan ujaran kebencian lewat cuitan di akun Twitternya. Ahmad Dhani saat berada di dalam mobil tahanan, Senin (28/1/2019), seusai divonis bersalah.
AHMAD Dhani dinyatakan bersalah dan divonis 1 tahun 6 bulan oleh Hakim karena melakukan ujaran kebencian lewat cuitan di akun Twitternya. Ahmad Dhani saat berada di dalam mobil tahanan, Senin (28/1/2019), seusai divonis bersalah. (Warta Kota/Angga Bhagja Nugraha)

 

Baca: Gasak Jepang 3-1, Qatar Juara Piala Asia 2019

Baca: VIDEO: Lewat Medsos, Dua Relawan Cantik Ini Siap Sukseskan Pemilu di Majene

Baca: 150 Mahasiswa PPs FEB Unhas Ngopi Sambil Research

Baca: Ketua Redgank Sidrap Optimis PSM Bantai Kalteng Putra

Baca: Sultan Alauddin Hotel and Convention Resmi Beroperasi di Makassar, Tawarkan Konsep Islami

Baca: Selayar Berawan Hari Ini, Tinggi Gelombang Aman

Baca: Wilayah Bulukumba Diprediksi Hujan Siang Ini

Baca: Sindiran Dul Jaelani untuk Maia Estianty usai Ahmad Dhani Dipenjara, Kalau Bunda Peduli Anaknya

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved