DLHD Parepare Sebut Tak Bisa Hentikan Aktivitas Reklamasi di Cempae, Ini Kendalanya

Rencana Pemerintah Kota Parepare menginvetarisir lahan reklamasi di sekitar tanggul Cempae tidak diindahkan masyarakat.

DLHD Parepare Sebut Tak Bisa Hentikan Aktivitas Reklamasi di Cempae, Ini Kendalanya
TRIBUN TIMUR/MULYADI
Aktivitas penimbunan lahan bekas reklamasi di Cempae Parepare, Kamis (31/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -Rencana Pemerintah Kota Parepare menginventarisasi lahan reklamasi di sekitar tanggul Cempae, Kecamatan Wattang Soreang, Kota Parepare ternyata tidak diindahkan masyarakat.

Warga sekitar pun terus melakukan penimbunan bahkan sudah membangun di atas lahan reklamasi pasca pembangunan Tanggul Cempae puluhan tahun lalu.

Aktivitas penimbunan lahan reklamasi yang berbatasan langsung dengan tanggul terus dilakukan hingga saat ini.

Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Parepare pun tidak bisa menghentikan aktivitas penimbunan ini.

"Kita pantau dan informasinya hanya perataan lahan saja," terang Kabid Pengawasan dan Kapasitas Lingkungan, DLHD Parepare, Jenamar Aslan, Jumat (1/2/2019).

Ditanya terkait alas hak dari lahan, Jenamar pun mengaku itu kewenangan kelurahan dan Badan Pertanahan Negara (BPN).

Sebelumnya, Kabid Aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Parepare, Basuki Busrah menuturkan, sudah melakukan kajian akademik.

"Kami sudah minta pandangan ahli agraria, Prof Farida Patittingi terkait lahan reklamasi daerah pesisir ini,” ujarnya.

Luas tanah reklamasi di Cempae ini kata Basuki, sekitar 8 hektar dimana statusnya sebagai tanah negara.

Baca: Viral! Kakek 60 Tahun Asal Sinjai Nikahi Wanita 21 Tahun! Begini Kisah dan Segini Uang Panainya?

Baca: Prabowo Subianto Sakit Apa Hingga Tak Hadiri Konsolidasi Nasional PKS? Padahal Semua Caleg PKS hadir

Baca: Terungkap Alasan Rocky Gerung Minta Pemanggilannyaa ke Kantor Polisi Ditunda

Baca: Kakek Asal Sinjai Nikahi Wanita Berusia 21 Tahun! Keluarga Broken Home, Masa Kecil Tika Bikin Sedih

Baca: Masih Berlaku Hari Ini Promo GO-PAY PAYDAY Cashback 50 Persen, Ini Daftar Merchant Resminya

Baca: Presiden AFC dan Exco FIFA Dinobatkan Jadi Raja ke-16 Malaysia

Baca: Klub Top Italia Resmi Dapatkan Kiper Kelahiran Indonesia

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Baca: Satu Rumah Ludes Terbakar di Baraka Enrekang

Baca: Benarkah Mantan Manajer Almarhum Olga Syahputra Kini Jatuh Miskin dan Reaksi Mak Vera

Baca: Wajo Diprediksi Tak Diguyur Hujan Hari Ini, Waspada Angin Kencang

Baca: Istri Tua & Istri Muda Bersamaan Jemput Suami di Kantor Ini Terjadi Kemudian Setelah Saling Gigit

Baca: Pelajar Berbonceng Empat Tabrak Truk di Mengkendek Tana Toraja, 1 Meninggal Dunia

Baca: Jumlah Kasus Demam Berdarah di Wajo; RSUD Lamaddukelleng 58 Pasisen, RSUD Siwa 1 Pasien

A

Baca: Alasan Tika 21 Tahun Mau Dinikahi Kakek 60 Tahun di Sinjai, Berapa Uang Panaik dan Penjelasan Tante

Baca: Sudah Ada Kerugian Negara, Tersangka Penjualan Tahura di Bontobahari Bulukumba Belum Ditetapkan

Baca: Bolos, 6 Pelajar di Sengkang Wajo Diciduk Satpol PP

Baca: Puskesmas Marang Tertinggi Tangani Pasien dengan Suspec DBD

Baca: 38 Exhibitor Bakal Ramaikan PI Property Expo 2019 Mal Panakkukang, Berikut Daftarnya

Baca: Inilah Penyebab Saphira Indah Meninggal Dunia Padahal Sedang Hamil, Dikira Biasa Ternyata Berbahaya

 

Penulis: Mulyadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved