Mbak Ve 'Jual' Tika Rp 1,5 Juta untuk 'Ditiduri' Budi, Dipesan Pakai WhatsApp

Praktik prostitusi online melibatkan muncikari Ve terbongkar. Jajaran Kepolisian Resort Magelang berhasil membongkar

Mbak Ve 'Jual' Tika Rp 1,5 Juta untuk 'Ditiduri' Budi, Dipesan Pakai WhatsApp
TRIBUN JOGJA
Mbak Ve saat diamankan. 

MAGELANG, TRIBUN-TIMUR.COM - Praktik prostitusi online melibatkan muncikari Ve terbongkar.

Jajaran Kepolisian Resort Magelang berhasil membongkar praktik prostitusi online di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Satu orang tersangka yang berperan sebagai muncikari bernama Umanti alias Mbak Ve, (33) warga Kiringan, Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang dibekuk polisi.

Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, mengatakan, Ve ini berperan sebagai muncikari yang menjual dan menyediakan perempuan yang dapat dipesan untuk diajak melakukan persetubuhan.

Tika, (24), warga Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, adalah perempuan yang dijual oleh Mbak Ve.

Tersangka kemudian menghubungi Tika bahwa seseorang akan memesan dirinya.

Pemesan bernama Budi, warga Tempuran yang memesan Tika dengan tarif Rp 1,5 juta.

Setelah sepakat dengan pemesan, Ve kemudian memberitahukan Tika untuk datang di salah satu hotel di wilayah Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, dimana pemesan telah menunggunya.

"Ve ini menjadi mucikarinya, yang menghubungkan saksi korban, Tika dengan, Budi, pemesan jasa prositusi. Ia mendapatkan upah dari uang transaksi yang didapatkan oleh Tika ," ujar AKBP Yudianto Adhi Nugroho, Senin (28/1/2019) dalam giat ungkap kasus di Mapolres Magelang.

Usai melayani pemesan, Tika menemui Ve dan memberikan upah uang sejumlah Rp 500 ribu.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved