Diare dan Gatal-gatal 'Serang' Sebagian Korban Banjir Maros

Tim medis telah mengunjungi warga yang terdampak banjir Maros. Rata-rata, korban mengeluhkan diare dan gatal-gatal.

TRIBUN TIMUR/ANSAR
Tim Medis Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sulsel usai menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Tanralili. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Sejumlah penyakit menyerang warga Maros, pascabanjir. Penyakit tersebut diantaranya diare dan gatal-gatal. Sejumlah warga termasuk anak mengalami penyakit tersebut.

Hal tersebut dikatakan oleh Tim Medis Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sulsel, dr Khairunisa setelah menyalurkan bantuan di Maros, Rabu (30/1/2019).

Tim medis telah mengunjungi warga yang terdampak banjir. Rata-rata, korban mengeluhkan diare dan gatal-gatal.

"Pascabanjir, gatal-gatal dan diare paling banyak menyerang warga. Makanya kami sampaikan, tips atau cara supaya kita terhindar dari penyakit itu," katanya.

Pencegahan

Khairunisa untuk menghindari penyakit tersebut, kesadaaran warga tentang kebersihan sangat dibutuhkan. Jika lingkungan kotor, maka sejumlah penyakit akan menyerang.

"Yang utama, gunakan air yang betul-betul bersih dan sanitasi yang baik. Warga tidak boleh sembarangan mengambil air yang belum diketahui kebersihannya," katanya setelaj menyalurkan bantuan di Tanralili, Maros.

Selain itu, menurut Alumni Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar tersebut, wara juga harus memperhatikan higienitas atau kebersihan personal.

"Kita juga harus hindari makanan yang berprotein tinggi. Terutama yang punya resiko alergi," katanya.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved