Tangani Stunting di Enrekang dan Bone, Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp 5 Miliar

Ia menyebutkan kenapa Bone dan Enrekang menjadi perhatian khusus di tahun 2019, itu karena daerah ini masuk dalam daftar zona hitam

Tangani Stunting di Enrekang dan Bone, Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp 5 Miliar
saldy/tribun-timur.com
Plt Kadis Kesehatan Sulsel, Dr Bachtiar Baso 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Dinas Kesehatan Sulsel menaruh perhatian khusus untuk penanganan stunting (gizi buruk) di dua kabupaten yang ada di Sulsel, yaitu kabupaten Enrekang dan Bone.

Tahun 2019 ini, Pemprov Sulsel siap menggelontorkan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk penanganan stunting di dua kabupaten tersebut.

"Pak Wagub (Andi Sudirman Sulaiman) telah berikan jatah, untuk penanganan stunting di tahun 2019 itu anggarannya sebesar Rp 5 miliar," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Dr dr Bahtiar Baso, usai mengikuti rapat koordinasi stunting di Kantor Dinas Kesehatan Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, kota Makassar, Selasa (29/1/2019).

Ia menyebutkan kenapa Bone dan Enrekang menjadi perhatian khusus di tahun 2019, itu karena daerah ini masuk dalam daftar zona hitam atau penderita stunting terbanyak di Sulsel.

Upaya yang akan dilakukan pemerintah dalam penanganan stunting dengan aksi perbaikan gizi memberikan suplai makanan bernutrisi dan vitamin.

"Jadi nanti kita akan siapkan paket. Dalam paket itu didalmnya ada susu, vitamin," kata Bahtiar.

Dari data yang dimiliki Dinkes Sulsel, sebanyak 4878 balita dan 5642 ibu hamil yang akan diberikan perhatian khusus.

Selain mendapatkan paket, mereka juga akan didampingi, dari pasca hamil dan bayi hingga balita (0-24 bulan).

Dua obyek ini, kata Bahtiar, adalah ibu hamil dan bayi yang menderita stunting.

Menurutnya dampak dari stunting ini yakni menghambat pertumbuhan otak dan dapat menyebabkan tubuh pendek.

Ia menyebutkan salah satu upaya agar anak bisa tumbuh sehat dengan memberikan ASI eksklusif.

Sementara itu, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Sulsel Husni Thamrin menyebutkan kasus stunting ini bisa di benahi dengan mengomsumsi makanan bergizi seperti sayur dan buah.

Selain itu kata Husni pemerintah juga menyiapkan posyandu tempat para ibu hamil bisa berkonsultasi mengenai masalah dihadapi.

Untuk bantuan ini kata Husni, akan disalurkan Maret 2019 mendatang.

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved