Kejari Pangkep Awasi Pengukuran Tanah Bersertifikat di Kelurahan Kalabbirang Pangkep

Bentuk pengawasan Kejari Pangkep ini dalam bentuk Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Kejari Pangkep Awasi Pengukuran Tanah Bersertifikat di Kelurahan Kalabbirang Pangkep
Munji/Tribunpangkep.com
Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Pangkep selaku Ketua TP4D Kejari Pangkep, Mustar ditemui di Kantor Lurah Kalabbirang, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Senin (28/1/2019). 

TRIBUNPANGKEP.COM, MINASATENE-- Kejaksaan Negeri Pangkep mengawasi pengukuran 500 bidang tanah bersertifikat di Kelurahan Kalabirang, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Bentuk pengawasan Kejari Pangkep ini dalam bentuk Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Kepada TribunPangkep.com, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Pangkep selaku Ketua TP4D Kejari Pangkep, Mustar mengaku mengawasi 4.500 bidang tanah di Kabupaten Pangkep yang ditangani Badan Pertanahan Pangkep.

Baca: Terkait Permenkes No 51, Kacab BPJSKes Makassar: Jangan Bingung, Tunggu Penetapan

Baca: 40 Rumah Rusak di Barru Diterjang Angin Puting Beliung, Terbanyak di Mangkoso

Baca: Emas Antam di Makassar Dijual Seharga Rp 675 Ribu Per Gram

"Jadi termasuk 500 bidang tanah bersertifikat di Kalabbirang itu kita awasi karena mereka yang mengajukan sertifikat harus jelas batasnya, biaya patoknya, jangan ada serfikat ganda dan jangan sampai ada pihak yang mengklaim tanah mereka," ujarnya usai acara Penyuluhan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2019 Kantor Pertanahan Pangkep, Senin (28/1/2019).

Dia menambahkan, kantor BPN Pangkep juga benar-benar harus memverifikasi tanah masyarakat Kalabbirang.

"Itu semua untuk menghindari adanya akta jual beli palsu, jadi diverifikasi betul dan kalau ada palsu tolak memang dari awal, jangan coba-coba diteruskan karena akan berurusan dengan ranah hukum," ungkapnya.

Dia berharap masyarakat Kalabirang berhati-hati dan tidak ada oknum yang menggunakan kesempatan di lapangan untuk membodohi masyarakat.

Mustar, bahkan memberikan nomor teleponnya langsung agar masyarakat yang menemukan seperti itu langsung menelpon dirinya.

"Tadi sudah dikatakan BPN kalau dananya memang sudah ada Rp 250 ribu dari Pemkab untuk biaya pengukuran dan kelengkapan administrasi lainnya. Jadi diatas dari itu sudah pungli dan langsung telepon saya secepatnya jika ada seperti itu," jelasnya.

Baca: Suami Nia Ramadhani Kaya Melintir, Perlakuan Ardi Bakrie ke Anaknya Bikin Melongo & Netter Heboh

Baca: 5 Fakta Persib Bandung Hadapi Persiwa, Kiper Bikin Frustasi hingga Misteri Nomor Punggung Vizcarra

Baca: Blak-blakan Rocky Gerung Cuma Kritik Jokowi dan Alasannya Ingin Prabowo Subianto Menang Pilpres 2019

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Baca: 5 Fakta Bos Sinar Mas Eka Tjipta yang Meninggal Dunia, Hanya Lulusan SD & Awal Bisnis di Makassar

Baca: 5 Fakta Persib Bandung Hadapi Persiwa, Kiper Bikin Frustasi hingga Misteri Nomor Punggung Vizcarra

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved