Bawaslu Enrekang Bakal Beri Penghargaan Masyarakat yang Melaporkan Pelanggaran Pemilu

Pengawasan dapat dilakukan dengan melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh para peserta Pemilu 2019.

Bawaslu Enrekang Bakal Beri Penghargaan Masyarakat yang Melaporkan Pelanggaran Pemilu
Asiz Albar
Komisioner Bawaslu Enrekang, Suardi Mardua, 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Enrekang mengajak masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan Pemilu 2019.

Pengawasan dapat dilakukan dengan melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh para peserta Pemilu 2019.

Menurut Komisioner Bawaslu Enrekang, Suardi Mardua, selama ini masih minim partisipasi masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran Pemilu.

Baca: Bawaslu Enrekang Telusuri Enam Dugaan Pelanggaran Pemilu 2019

Baca: Kementan Peduli Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Sulawesi Selatan

Padahal, itu samgat dibutuhkan dalam menegakkan keadilan Pemilu, terlebih Bawaslu memiliki keterbatasan sumber daya dan perangkat dalam hal pengawasan menyeluruh di masyarakat.

"Masih ada rasa takut dari masyarakat untuk membuat laporan, masih hanya sebatas informasi-informasi saja, padahal setiap warga negara memiliki hak untuk memberikan laporan terkait dugaan pelanggaran Pemilu," kata Suardi Mardua kepada TribunEnrekang.com, Minggu (27/1/2019).

Olehnya itu, Suardi, berencana memberikan penghargaan ataupun reward bagi masyarakat yang memberikan informasi dan laporan yang autentic terkait dugaan pelanggaran Pemilu 2019.

Baca: Pemkab Bantaeng Juga Kirimkan Bantuan dan Tenaga Medis ke Jeneponto

Baca: Foto Jusuf Kalla Mengunjungi Bendungan Bili-bili dan Jembatan Manuju Gowa yang Ambruk

Hanya saja, Ia enggan membeberkan penghargaan berupa apa yang dimaksud tersebut.

Adapun syarat dalam memberikan laporan adalah Identitas pelapor dan terlapor, waktu kejadian, ada saksi dan alat bukti serta uraian kejadian seperti apa dan tempat kejadian.

"Dan jika ini terpenuhi maka kami akan tindak lanjuti secepatnya,. Ditindak lanjuti selama tujuh hari tetapi masih bisa diperpanjang tujuh hari ke depan. Kalau pun laporan tidak cukup bukti maka akan ada penyampaian ke pelapor. intinya mari bersama awasi pelaksanaan Pemilu," ujarnya.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube Kami: 

Follow juga akun instagram official Kami: 

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved