Kasus Penipuan Abu Tours

Tolak Tuntutan Jaksa, Bos Abu Tour Hamzah Mamba Bacakan Pembelaan Hari ini

Tuntutan JPU selama 20 tahun penjara dan denda Rp 100 juta serta subsider selama satu tahun kurungan dianggap terlalu memberatkan terdakwa.

Tolak Tuntutan Jaksa, Bos Abu Tour Hamzah Mamba Bacakan Pembelaan Hari ini
Hasan/Tribun
Pengadilan Negeri Makassar kembali menjadwalkan sidang lanjutan terhadap CEO PT Amanah Bersama Ummat atau Abu Tours Hamzah Mamba, Senin (21/01/2019) dengan agenda pembacaan tuntutan. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- CEO PT Amanah Bersama Ummat atau Abu Tours Hamzah Mamba menolak tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas kasus dugaan penggelapan dan pencucian uang dana calon jamaah umrah.

Tuntutan JPU selama 20 tahun penjara dan denda Rp 100 juta serta subsider selama satu tahun kurungan dianggap terlalu memberatkan terdakwa.

Berdasarkan informasi diperoleh Tribun, nota pembelaan atau pledoi terdakwa rencananya dibacakan Kamis (24/01/2019) hari ini di Pengadilan Negeri Makassar.

Baca: Mengungsi di Rujab, Korban Banjir Diusir Wakil Ketua DPRD Maros

Baca: Tim IZI Sulsel Bangun Posko Induk untuk Korban Banjir

Baca: Canggih, Pemdes Sidrap Segera Terapkan Aplikasi Siskeudes Terbaru

Sebelum Hamzah Mamba dituntut bersalah karena dinyatakan terbukti secara meyakinkan melanggar pasal 372 juncto pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP tentang penggelapan.

Serta pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP.

Menurut JPU Darmawan dalam meteri tuntutanya, yang memberatkan terdakwa karena tidak merasa bersalah dan mengakui perbuatanya.

Terdakwa juga merugikan banyak korban sekitar 96 ribu jamaah. Kerugian yang dialami jamaah sangat banyak senilai Rp 1,2 triliun. Perbuatan terdakwa membuat keresahan bagi masyarakat.

"Yang meringatkan tidak pernah dipidana," paparnya.

Adapun pertimbangan lainnya, Jaksa menjatuhkan tuntutan maksimal kepada terdakwa sesuai dengan fakta persidangan selama proses persidangan.

Terdapat 34 saksi fakta dan beberapa saksi ahli yang dimintai keteranganya, membuktikan perbuatan terdakwa. Dari fakta persidangan diungkapkan bahwa Hamzah Mamba menggelapkan dana 96 ribu calon jamaah haji.

Total uang jamaah yang digelapkan sekitar 1, 2 triliun. Uang itu diduga disalahgunakan untuk kepentingan pribadi tanpa sepengetahuan jamaah.

Yang dimaksud kepentingan pribadi, dana jamaah dipakai membeli apartemen di Makassar, tanah dan rumah, kendaraan bermotor dan roda empat.

Selain itu, uang dan jamaah juga dipakai untuk pembiyaan beberapan unit bisnis yang tersebar di sleuruh Indonesia. (San)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved