Judas Amir: Saya Bangga Luwu Tengah Pemekaran, Tapi Jangan Rusak Kantor Wali Kota

Wali Kota Palopo, Judas Amir menyayangkan tindakan oknum mahasiswa yang melempar kantor wali kota di Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Wara, Kota Palopo

Judas Amir: Saya Bangga Luwu Tengah Pemekaran, Tapi Jangan Rusak Kantor Wali Kota
Hamdan Seoharto
Wali Kota Palopo, Judas Amir menyayangkan tindakan oknum mahasiswa yang melempar kantor wali kota di Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Kamis (24/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Soeharto.

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Wali Kota Palopo, Judas Amir menyayangkan tindakan oknum mahasiswa pelempar kantor wali kota di Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Kamis (24/1/2019).

Pelemparan terjadi saat unjuk rasa menuntut pencabutan moratorium pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan pemekaran Kabupaten Luwu Tengah berakhir ricuh.

Tiga kaca kantor Wali Kota Palopo pecah dan mobil milik pegawai Pemkot Palopo rusak akibat.

Judas Amir mengatakan, oknum yang melempar kantor wali kota tidak mencerminkan sikap seorang mahasiswa.

Kantor wali kota dibangun menggunakan uang rakyat, keringat rakyat, maka sangat keji jika ada oknum yang seenaknya melakukan pengerusakan.

"Mudah-mudahan bukan mahasiswa pelakunya. Karena ini bukan mencerminkan sikap seorang terpelajar," katanya.

Terkait pelemparan, Judas Amir menyerahkan kepada kepolisian.

"Saya serahkan sama yang berwajib. Saya tidak ingin menjadi wali kota yang menghukum rakyatnya. Biar pihak yang berwajib yang menangani semua itu," imbuhnya.

Judas Amir berpesan agar semua masyarakat bertindak sesuai aturan perundangan-undangan yang berlaku.

Termasuk keinginan memekarkan Provinsi Luwu Raya harus dilakukan sesuai prosedur.

Judas Amir mengaku, pemekaran Luwu Tengah sudah disampaikan secara pribadi kepada Presiden saat mengunjungi Kota Palopo beberapa waktu lalu.

"Saya juga sudah sampaikan secara pribadi kepada Presiden Jokowi secara pribadi. Jadi tolong kita juga harus sesuai prosedur," kuncinya.

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved