Aryo Setyoso: Gegara Banjir Tekanan Inflasi Januari 2019 Diperkirakan Lebih Tinggi

"Angka inflasi Sulsel Desember 2018 mengalami peningkatan jika dibandingkan inflasI Sulsel pada November 2018 sebesar 0,28 persen," katanya.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Hasrul
FADHLY
Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Selatan, Aryo Setyoso. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bencana banjir yang melanda beberapa kabupaten/kota di Sulsel turut mengkerek laju inflasi di awal tahun ini.

Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Selatan, Aryo Setyoso menuturkan, cuaca yang kurang baik sudah diperhitungkan dalam perkiraan inflasi Januari 2019.

"Prediksi kami, tekanan inflasi Januari diperkirakan lebih tinggi dari Desember 2018," kata Aryo.

Baca: Ini Harapan Bupati Luwu Andi Mudzakkar di Hari Jadi Luwu ke-751

Baca: Persit KCK Kodam XIV Hasanuddin Bantu Korban Banjir di Makassar dan Gowa

Baca: Kunjungi Pengungsi Korban Banjir, Ketua PKK Sulsel Serahkan Bantuan Makanan Balita

Baca: Gubenur Sulsel Janjikan Pengembangan Danau Matano di Hari Perlawanan Rakyat Luwu

Sekiranya, kata dia, banjir berlangsung lebih lama, tentunya akan menggangu distribusi bahan pangan.

"Terlebih banjir akan menganggu panen yang berpotensi meningkatkan tekanan terhadap inflasi," ujarnya.

Seperti diketahui, pada Desember 2018 inflasi tercatat sebesar 0,86 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 135,89.

 "Angka inflasi Sulsel Desember 2018 mengalami peningkatan jika dibandingkan inflasI Sulsel pada November 2018 sebesar 0,28 persen," katanya.

Sementara berdasarkan tahun kalender, inflasi Sulsel mengalami inflasi 3,50 persen.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube Kami: 

Follow juga akun instagram official Kami: 

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved