Sudah Dua Pekan, Penyebab Terbakarnya Gedung FEBI IAIN Palopo Belum Diketahui

Penyebab terbakarnya Gedung baru FEBI IAIN Kota Palopo di Jl Agatis, belum diketahui

Sudah Dua Pekan, Penyebab Terbakarnya Gedung FEBI IAIN Palopo Belum Diketahui
Grup WhatsApp Info Kejadian Kota Palopo
Gedung baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) IAIN Palopo yang terbakar baru 90 persen tahap pembangunan. 

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Soeharto

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Penyebab terbakarnya Gedung baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Palopo di Jl Agatis, Kelurahan Balandai, Kacamatan Bara, Kota Palopo sampai saat ini belum diketahui.

Gedung berdiri di atas lahan sekitar 3 hektar itu terbakar sejak Senin (7/1/2019) atau sekitar dua pekan lalu.

Dikonfirmasi TribunPalopo.Com, melalui WhatsApp, Kasat Reskrim Polres Palopo AKP Ardy Yusuf mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil labfor Polda Sulsel.

Baca: Usai Apel Pagi, Personel Lantamal VI Latihan PBB dan Bongkar Pasang Senjata

Baca: Gejala & Cara Mencegah Penyakit Kanker Usus Lebih Dini, Penyebab Istri Ustadz Maulana Meninggal

Baca: Dollah Mando : STQ Momentum Kembalikan Predikat Lumbung Tilawah dan Hafidz

Baca: Pelatih Baru PSM Tiba di Makassar 28 Januari

Baca: VIDEO : Ustadz Maulana Tegar di Samping Jenazah Sang Istri

Baca: Polres Soppeng Amankan Satu DPO Narkoba, Ini Identitasnya

"Belum ada, kami masih menunggu hasil labfor," katanya, Senin (21/1/2019).

Sebelumnya, pada 10 Januari 2019 lalu Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) turun memeriksa Gedung baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Palopo ini.

Tim itu dipimpin oleh Wakalabfor Polda Sulsel, AKBP Kartono beserta beberapa anggotanya.

Mereka datang guna melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran gedung itu.

Saat dilokasi mereka mengamankan beberapa barang bukti. Pemeriksaan berjalan selama enam jam.

AKBP Hartono mengatakan, butuh waktu selama sepekan untuk mengetahui hasil dari penyelidikan itu.

Gedung IAIN yang baru 90 persen tahap pembangunan ini terbakar pada bagian atap.

Dibangun menggunakan anggaran APBN 2018 sebesar Rp 22 miliar. Pelaksana adalah PT Bangun Bumi Indah dan Konsultan Pengawas PT.Elsedai Servo Cons.

Baca: Rutan Kelas IIB Enrekang Deklarasi Janji Kinerja

Baca: OJK Sulampua Sebut Likuiditas Bank Masih Aman

Baca: UMI Lepas 1.652 Mahasiswa KKN

Baca: Deng Ical: Masjid Kuatkan Ketahanan Sosial Kota Makassar

Baca: Aktivis Pecinta Lingkungan Sinjai Soroti Caleg Paku Pohon

Baca: TERUNGKAP Alasan Vanessa Angel Terjun di Prostitusi Online, Ingin Bayar Utang, Cicilan Rumah & Mobil

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Baca: Rp 1,7 Miliar APBD Luwu Utara untuk Kantor Camat Sukamaju Selatan

Baca: Kronologi Penangkapan Spesialis Curanmor oleh Resmob Polsek Panakkukang

Baca: RPD Soal Tumpahan Minyak di Laut parepare, Dewan Semprot Pihak Soechi

Baca: Personil Polres Luwu Timur Dites Urine, Hasilnya?

Baca: Pelaku Pengrusakan APK Ditangkap, TKD Jokowi-Maruf Sulbar Apresiasi Kinerja Polisi

Baca: Jaringan Internet di Laiyolo Selayar Masih Ngadat

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved