RPD Soal Tumpahan Minyak, Ketua Pemuda Pancasila Sebut Ada Upaya Pengaburan Fakta

RPD kedua kalinya di Gedung DPRD Parepare pihak terkait belum mengakui jika tumpahan minyak

RPD Soal Tumpahan Minyak, Ketua Pemuda Pancasila Sebut Ada Upaya Pengaburan Fakta
TRIBUN TIMUR/MULYADI
Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait tumpahan minyak di Laut Parepare yang dilakukan di Kantor DPRD Parepare, Senin (21/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -Insiden tumpahan minyak di Laut Parepare hingga saat ini masih terus menjadi sorotan di Parepare.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Parepare yang diselenggarakan kedua kalinya di Gedung DPRD Parepare pihak terkait belum mengakui jika tumpahan minyak berasal dari kapal, Senin (21/1/2019).

Sementara saat insiden terjadi, Kapal MT Golden Pearl tidak lama pasca bongkar muat di wilayah adanya tumpahan minyak 6.600 KL yang terdiri dari 3.500 KL solar dan 3.100 premiun.

Baca: Usai Apel Pagi, Personel Lantamal VI Latihan PBB dan Bongkar Pasang Senjata

Baca: Gejala & Cara Mencegah Penyakit Kanker Usus Lebih Dini, Penyebab Istri Ustadz Maulana Meninggal

Baca: Dollah Mando : STQ Momentum Kembalikan Predikat Lumbung Tilawah dan Hafidz

Baca: Pelatih Baru PSM Tiba di Makassar 28 Januari

Baca: VIDEO : Ustadz Maulana Tegar di Samping Jenazah Sang Istri

Baca: Polres Soppeng Amankan Satu DPO Narkoba, Ini Identitasnya

"Dari RDP tadi jelas terungkap ada upaya pengaburan fakta dan informasi dari Nakhoda Kapal Golden Pearl XIV dan Pertamina, indikasinya sangat jelas jika kita mempelajari keterangan RDP sebelumnya," kata dia Ketua MPC Pemuda Pancasila yang hadir di RDP.

"Bahwa terjadi kebocoran minyak (solar) yang berasal dari LO Cooler sedang dari perkembangan info RDP tadi jelas bahwa jenis minyak solar tersebut dibantah oleh pihak Nakhoda Kapal,"terang Fadly

Dia mengatakan, tidak ingin terjebak dengan uraian kedua belah pihak tadi, yang jelas faktanya di lokasi pantai pesisir soreang telah terjadi tumpahan solar yang mencemari laut dan disinyalir kuat bersumber dari minyak Kapal Golden Pearl XIV yang dicarter Pertamina.
"Kami akan terus mengawal skandal tumpahan minyak ini sampai tuntas,"jelas dia.

Ketika ditanya mengenai apakah ini bocoran atau penyelewengan minyak yang familiar dikenal kencing minyak, Fadly mengaku, dugaan kesana sementara dianalisa pihaknya.

"Yang jelas kemungkinan itu bisa saja terjadi, tapi butuh konfirmasi data terkait hal tersebut. Sementara kita pelajari dulu arah yang kesana (kencing minyak),"tambah mantan anggota DPRD Parepare ini.

Baca: Rutan Kelas IIB Enrekang Deklarasi Janji Kinerja

Baca: OJK Sulampua Sebut Likuiditas Bank Masih Aman

Baca: UMI Lepas 1.652 Mahasiswa KKN

Baca: Deng Ical: Masjid Kuatkan Ketahanan Sosial Kota Makassar

Baca: Aktivis Pecinta Lingkungan Sinjai Soroti Caleg Paku Pohon

Baca: TERUNGKAP Alasan Vanessa Angel Terjun di Prostitusi Online, Ingin Bayar Utang, Cicilan Rumah & Mobil

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Baca: Rp 1,7 Miliar APBD Luwu Utara untuk Kantor Camat Sukamaju Selatan

Baca: Kronologi Penangkapan Spesialis Curanmor oleh Resmob Polsek Panakkukang

Baca: RPD Soal Tumpahan Minyak di Laut parepare, Dewan Semprot Pihak Soechi

Baca: Personil Polres Luwu Timur Dites Urine, Hasilnya?

Baca: Pelaku Pengrusakan APK Ditangkap, TKD Jokowi-Maruf Sulbar Apresiasi Kinerja Polisi

Baca: Jaringan Internet di Laiyolo Selayar Masih Ngadat

Penulis: Mulyadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved