Stres Ditagih Jamaah, Agen Abu Tours Meninggal

Menurut sejumlah agen biro perjalanan haji dan umrah saat ini mereka masih dalam harap harap cemat atas putusan Majelis Hakim terhadap para terdakwa

Stres Ditagih Jamaah, Agen Abu Tours Meninggal
hasan/tribun-timur.com
Perwakilan Agen Abu Tours jumpa pers di Cafe Temans Jl Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Minggu (19/01/2019). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kasus dugaan penipuan, penggelapan dan pencucian uang jamaah umrah PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours), tidak hanya merugikan jamaah, tetapi para agen dan mitra Abu Tours.

Menurut sejumlah agen biro perjalanan haji dan umrah saat ini mereka masih dalam harap harap cemat atas putusan Majelis Hakim terhadap para terdakwa, termasuk status aset Abu Tours.

Musababnya, selama ini selalu mendapat teror dari para jamaah agar mereka diberangkatkan umrah, meskipun Abu Tours sudah tidak bisa lagi memberangkatkan para jamaah pasca izinnya dicabut oleh Kementerian Agama.

"Kita ini dilema antara tidur dan tidak bisa tidur, karena hampir tiap hari kita ditelpon para jamaah kapan akan berangkat," kata Perwakilan Agen Abu Tours, Anugrah dalam jumpa pers di Cafe Temans Jl Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Minggu (19/01/2019).

Bahkan, kata Anugrah terdapat salah satu agen Abu Tours meninggal dunia karena terus ditagih jamaahnya untuk diberangkatkan umrah.

"Ada teman kami dari agen meninggal karena stres ditagih terus oleh jamaah," tuturnya.

Menurut Anugrah yang memiliki puluhan jamaah yang didaftarkan di Abu Tours, tetapi sampai saat ini belum diberangkatkan. Total uang yang disetor ke Abu Tours senilai Rp 3 miliar.

Anugrah dengan kejadian ini, mereka berharap putusan yang dijatuhkan kepada para terdakwa sesuai dengan perbuatanya. Karena perbuatan Abu Tours tidak hanya merugikan jamaah, tetapi para agen.

Mereka juga takut kasus Abu Tours senasib dengan perkara biro perjalanan haji dan umrah First Travel . Dimana Majelis hakim memutuskan aset bos First Travel terkait perkara penipuan umrah dan pidana pencucian uang dirampas untuk negara.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved