Peringati Hari Bakti Imigrasi ke 69, Kemenkumham Sulsel Gelar Jalan Sehat

Acara yang mengangkat tema Imigrasi Pasti Aktual ini mengambil rute Jl Sultan Alauddin (star kantor Kemenkumham Sulsel), Jl AP Pettarani

Peringati Hari Bakti Imigrasi ke 69, Kemenkumham Sulsel Gelar Jalan Sehat
Muh Abdiwan/Tribun Timur
Suasana Jalan Sehat Kemenkumham Sulsel 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Dalam rangka memperingati Hari Bakti Imigrasi ke 69, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan menyelenggarakan Jalan Sehat, pada Minggu (20/1).

Acara yang mengangkat tema Imigrasi Pasti Aktual ini mengambil rute Jl Sultan Alauddin (star kantor Kemenkumham Sulsel), Jl AP Pettarani, Jl Andi Djemma, Jl Bonto Manai, dan kembali ke Kantor Kemenkumham Sulsel.

Acara ini di ikuti sebanyak 500 peserta. Mereka adalah pegawai Imigrasi se-Sulsel, dan mitra Kantor Kemenkumham Sulsel.

Baca: UKM Todo Limayya Gelar Festival Seni Antar Sekolah, UMMA: Kami Bangga

Baca: Lestarikan Budaya, UKM Todo Limayya Maros Gelar Festival Siswa

Baca: Rusak Fasilitas Sekolah, Oknum Kepsek di Bulukumba Laporkan Muridnya ke Polisi

Kepala Kanwil Kemenkumham Imam Suyudi mengatakan dalam rangka hari bakti Imigrasi, pihaknya menekankan agar asn yang bertugas di keimigrasian menjunjung budaya jujur dan disiplin dan bekerja.

Menurutnya dengan prinsip itu, aparatur bisa bekerja dengan baik dan mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

"Imigrasi di Sulsel harus lebih baik lagi," kata Imam.

Dalam kesempatan itu, Imam juga melepas peserta jalan sehat bersama para pejabat Kanwil Kemenkumham Sulsel.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Makassar Andi Pallawarukka mengatakan bahwa Imigrasi tahun 2019 ini komitmen untuk tampil lebih baik dari lembaga negara yang ada.

Di usia ke 69 ini, Imigrasi Makassar telah menanti usulan status dari kantor kelas 1 menjadi regional.

Dengan begitu cakupan pelayanan bisa dibuka di setiap daerah yang potensi keimigrasian.

Salah satu upayanya yakni akan membuka kantor Imigrasi di kabupaten Bone.

"Bone ini sangat berpotensi, selain warganya banyak, juga letaknya jauh dari kantor wilayah (Makassar)," katanya.

Dengan hadirnya kantor cabang Imigrasi di Bone itu akan memudahkan masyarakat dalam melakukan pengurusan paspor atau perpanjangan dokumen izin warga negara asing.

Pembentukan Imigrasi Bone, itu akan dilakukan setelah kantor Imigrasi Makassar berubah status jadi regional.

Baca: TRIBUNWIKI: Profil Kecamatan Mappedeceng Luwu Utara

Baca: BPJS Kesehatan Tak Lagi Gratis, Ini Rincian Biaya berdasarkan Peraturan Menkes Nomor 51 Tahun 2018

Baca: Soroti Petani Demak Buang Cabai di Jalan, Pengamat Politik Pangan: Sandiaga Asal Kritik

Baca: Detik-detik Ahok Bebas Akan Ditayangkan di YouTube Panggil Saya BTP 24 Januari

Baca: Polres Sidrap Ringkus Tiga Pelaku Curanmor, Motor Curian Diobral Rp 2 Juta

Baca: Siapa Bripda Puput Nastiti Devi yang Disebut Calon Istri Ahok? Ini Fakta-fakta Tentang Dia

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved