Tarif Pesawat Naik, KPPU Sulsel Teliti Isu Kartel

Ketua KPPU Sulsel, Armando yang dihubungi,Jumat (18/1/19), menuturkan terkait kenaikan tiket pesawat, KPPU melihat dari dua pendekatan.

Tarif Pesawat Naik, KPPU Sulsel Teliti Isu Kartel
fadli/tribuntimur.com
Ketua KPPU Sulsel, Armando, saat berkunjung ke Tribun Timur beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Naiknya harga Angkutan Udara rute domestik oleh maskapai penerbangan nasional, turut dipantau Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

Ketua KPPU Sulsel, Armando yang dihubungi,Jumat (18/1/19), menuturkan terkait kenaikan tiket pesawat, KPPU melihat dari dua pendekatan.

"Pendekatan kebijakan dan pendekatan penegakan hukum," katanya.

Dilihat dari pendekatan kebijakan, sudah selayaknya tarif batas bawah dihapus.

"Tarif batas bawah ini tidak akan memberi insentif kepada maskapai untuk melakukan inovasi dan efisiensi. Tarif batas bawah akan mendorong kenaikan tarif secara berkala, karena hitungannya komponen pembentuk harga," katanya.

Ketika salah satu komponen naik, akan dijadikan dasar maskapai untuk meminta kenaikan tarif batas bawah.

"Contoh, kenaikan avtur karena kenaikan harga minyak plus dollar naik, akan jadi dalih untuk menaikkan tarif batas bawah," kata Armando.

"Nah pertanyaannya, ketika harga minyak dunia turun, dan rupiah kembali menguat, apakah akan dibarengi dengan penurunan tarif? Apalagi kan rupiah juga mulai kuat lagi," lanjutnya.

Dari sisi penegakan hukum, kata Armando, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, apakah kenaikan tiket tersebut ada indikasi praktek kartel atau tidak.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved