BMKG Prediksi El Nino Sempurna Terjadi hingga Februari 2019, Benarkah akan Jadi Tahun Terpanas?

Cuaca ekstrem diprediksi akan terjadi di Indonesia sepanjang 2019. Bahkan, diperkirakan lebih buruk dari 2018.

BMKG Prediksi El Nino Sempurna Terjadi hingga Februari 2019, Benarkah akan Jadi Tahun Terpanas?
abdiwan/tribuntimur.com
Sejumlah anak bermain di daerah persawahan yang mengalami kekeringan di kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin/24/9/2018. BMKG Sulawesi Selatan menduga musim kemarau panjang akan berlangsung hingga bulan Oktober di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan. 

Lalu bagaimana dampak fenomena El Nino bagi Indonesia?

Anomali iklim El Nino dapat memicu bencana iklim ekstrem di Indonesia.

Sejumlah anak bermain di daerah persawahan  yang mengalami kekeringan di kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin/24/9/2018. BMKG Sulawesi Selatan menduga musim kemarau panjang akan berlangsung hingga bulan Oktober di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan.
Sejumlah anak bermain di daerah persawahan yang mengalami kekeringan di kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin/24/9/2018. BMKG Sulawesi Selatan menduga musim kemarau panjang akan berlangsung hingga bulan Oktober di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan. (abdiwan/tribuntimur.com)

Dampak nyata yang dapat dirasakan adalah berkurangnya curah hujan di wilayah Indonesia yang menyebabkan cuaca di Indonesia cenderung dingin dan kering.

El Nino juga dapat menyebabkan fenomena kemarau berkepanjangan tergantung seberapa besar intensitasnya.

Jika El Nino berada pada skala kuat (Strong El Nino) maka akan berdampak langsung pada bencana kekeringan dan kebakaran hutan yang tentu saja akan membuat kualitas udara di Indonesia menjadi buruk.

Fenomena Supermoon, Air Laut Pasang Maksimum

rang sehingga fenomena itu disebut sebagai Supermoon.

Ukuran bulan sendiri tentu saja masih sama hanya saja terlihat 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang karena bulan berada dalam posisi yang lebih dekat dengan bumi dibandingkan dengan biasanya.

Supermoon diabadikan dengan lensa tele. [Dok.Mark]
Supermoon diabadikan dengan lensa tele. [Dok.Mark] (infoastronomy.org/Mark)

Lalu seberapa dekat jarak bulan ke bumi?

Tahun 2019, jarak bulan 355,761 kilometer dari bumi dan ini merupakan termasuk jarak terdekatnya. Bila dihitung, sekitar 30 ribu mil lebih dekat dari biasanya.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved