Perceraian Dominasi Perkara Agama di Gowa, Ini Penyebabnya

Perceraian menjadi kasus perkara paling mendominasi yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Gowa sepanjang tahun 2018.

Perceraian Dominasi Perkara Agama di Gowa, Ini Penyebabnya
Ari Maryadi
Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Gowa, Ahmad Nur. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ari Maryadi

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Perceraian menjadi kasus perkara paling mendominasi yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Gowa sepanjang tahun 2018.

Dari 1655 perkara yang ditangani oleh Pengadilan Agama, 1.119 diantaranya adalah perkara perceraian. Bila dipersentasekan, jumlahnya mencapai 67 persen.

Baca: Deretan Derita Vanessa Angel usai Tersangka Prostitusi, Video Panas Beredar hingga Dijauhi Keluarga

Baca: Prabowo Subianto Kenang Masa Muda saat Ditanya Soal Terorisme di Debat Pilpres 2019: Saya Spesialis

Baca: Debat Pertama Pilpres 2019, Makna Diamnya Maruf Amin, Benarkah Hanya Strategi?

Baca: Ingin Jadi Prajurit TNI Angkatan Udara? Daftar di diajurit.tni-au.mil.id, Baca Dulu Persyaratannya

Baca: Sidang Kasus Abu Tours, CEO Hamzah Mamba Dikawal Polisi Bersenjata ke Pengadilan

Baca: Inilah Kepala Desa Ditangkap Polisi yang Dibahas Prabowo Subianto pada Debat Pilpres 2019, Faktanya

Baca: Ahmad Dhani Tiba-tiba Posting Foto Dirinya di Balik Jeruji Besi: Ini Mau Loe!

Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Gowa, Ahmad Nur mengatakan, ada beragam faktor yang menjadi penyebab perkara perceraian di wilayah Kabupaten Gowa ini. 

"Banyak penyebabnya. Mulai dari masalah perselisihan kedua belah pihak secara terus menerus, masalah ekonomi keluarga, masalah pihak ketiga, serta efek media sosial," kata Ahmad Nur kepada Tribun Timur, Jumat (18/1/2019).

Ahmad Nur melanjutkan, beragam permasalahan tersebut menjadi pemicu perselisihan dalam rumah tangga tersebut. Hingga akhirnya pihak suami atau istri mengajukan perceraian.

"Yang dominan itu adalah masalah ekonomi. Ada juga yang pernikahan di usia muda, ya itu juga ada juga gangguan pihak ketiga yang bermula dari media sosial. Itu yang jadi tren," tambah Ahmad Nur.

Berdasarkan data yang diperoleh, sebanyak 232 cerai talak atau yang diajukan oleh pihak suami. Serta 887 cerai gugat yang diajukan oleh pihak istri.

Baca: Link Video Viral Pemuda Mesum di Mojokerto Beredar dan Motif Sebar Adegan Mirip Suami Istri

Baca: Lagi, Hoax Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia, Alvin Faiz Sampaikan Kabar Terbaru Ayahnya

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube Kami: 

Follow juga akun instagram official Kami: 

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved