Jaksa Ragu Tuntut Bos Abu Tour, Sidang Kembali Ditunda

Sidang pembacaan tuntutan terhadap CEO PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours) Hamzah Mamba kembali ditunda Hakim Pengadilan Negeri Makassar

Jaksa Ragu Tuntut Bos Abu Tour, Sidang Kembali Ditunda
sanovra/tribun timur
CEO abutours, Muh Hamzah Mamba kembali menjalani sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang berlangsung di Pengadilan Negeri, Makassar, Rabu (14/11). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sidang pembacaan tuntutan terhadap CEO PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours) Hamzah Mamba kembali ditunda Hakim Pengadilan Negeri Makassar, Jumat (18/01/2019).

Penundahan ini karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih ragu membacakan tuntutan lantaran beluk mendapat petunjuk dari Kejaksaan Agung.

Baca: Prabowo Subianto Kenang Masa Muda saat Ditanya Soal Terorisme di Debat Pilpres 2019: Saya Spesialis

Baca: Debat Pertama Pilpres 2019, Makna Diamnya Maruf Amin, Benarkah Hanya Strategi?

Baca: Ingin Jadi Prajurit TNI Angkatan Udara? Daftar di diajurit.tni-au.mil.id, Baca Dulu Persyaratannya

Baca: Sidang Kasus Abu Tours, CEO Hamzah Mamba Dikawal Polisi Bersenjata ke Pengadilan

Baca: Inilah Kepala Desa Ditangkap Polisi yang Dibahas Prabowo Subianto pada Debat Pilpres 2019, Faktanya

Baca: Ahmad Dhani Tiba-tiba Posting Foto Dirinya di Balik Jeruji Besi: Ini Mau Loe!

"Sidang ditunda hari Senin (21 Januari 2019)," kata Majelis Hakim Pengadilan yang dipimpin langsung Denny Lumban Tobing dan dua hakim anggota lainnya.

Penundaan sidang seketika membuat susana sidang riuh. Para pengunjung yang notabene agen dan mitra Abu Tours kecewa karena penundaan sidang sudah yang kedua kalinya.

Sasaranya, para agen langsung meneriaki terdakwa Hamzah Mamba dengan melontarkan cacian, perampok, penipu dan mereka meminta agar uang jamaah dikembalikan.

"Palukka doi, kembalikan uang kami," teriak agen usai sidang penundaan Hamzah Mamba.

Sekedar diketahui Hamzah Mamba rencana hari ini menjalani sidang pembacaan tuntutan atas dakwaan yang didakwakan JPu.

JPu mendakwa Hamzah terlibat kasus penipuan, penggelapan dan pencucian uang 96 ribu calon jamaah.

Total uang yang digelapkan senilai Rp 1,2 triliun. Uang itu diduga digunakan untuk kepentingan pribadi. 

Baca: Link Video Viral Pemuda Mesum di Mojokerto Beredar dan Motif Sebar Adegan Mirip Suami Istri

Baca: Lagi, Hoax Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia, Alvin Faiz Sampaikan Kabar Terbaru Ayahnya

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube Kami: 

Follow juga akun instagram official Kami: 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved