Desa di Wilayah Pemberdayaan PT Vale Dipaksa Kembangkan Potensi Desa

Desa tersebut masuk dalam wilayah perbedayaan PT Vale Indonesia yang tersebar di Kecamatan Nuha, Towuti, Wasuponda dan Malili.

Desa di Wilayah Pemberdayaan PT Vale Dipaksa Kembangkan Potensi Desa
TRIBUN TIMUR/IVAN ISMAR
Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Ada 38 desa di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), bakal dipaksa fokus mengembangkan potensi desanya.

Itu diutarakan Ketua Program Pengembangan Masyarakat (PPM) Luwu Timur, Irwan Bachri Syam kepada TribunLutim.com, Jumat (18/1/2019).

Desa tersebut masuk dalam wilayah perbedayaan PT Vale Indonesia yang tersebar di Kecamatan Nuha, Towuti, Wasuponda dan Malili.

"Masing-masing wilayah atau desa punya satu fokus pada pengembangan potensi desa," kata Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.

Irwan mengatakan selama 15 tahun pola anggaran yang mengikuti program namun kini diubah program yang mengikuti anggaran.

"Sekarang ini harus dipaksa tidak boleh ikuti pola lama, suka tidak suka, mau tidak mau harus dilakukan," tutur Irwan.

Ia juga mengajak desa agar semua potensi berbasis kawasan untuk dibuat design sesuai potensi.

"Intinya program hulu ke hilir," Imbuhnya.

Adapun daerah yang diminta fokus pada pengembangan potensi desa itu mendapat bantuan CSR dari PT Vale Indonesia.

Menurut Irwan, wilayah tersebut tidak boleh bergantung terus pada bantuan PT Vale Indonesia namun dituntut mandiri.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved