Debat Perdana Capres 2019, Ketua BPD Prabowo-Sandi Sulsel: Memuaskan

Pada debat pertama capres dan cawapres, IMB akronim namanya ikut nonton bareng di Roemah Djoeang Prabowo-Sandi

Debat Perdana Capres 2019, Ketua BPD Prabowo-Sandi Sulsel: Memuaskan
SANOVRA JR
Owner Hotel Aerotel Smile, Andi Idris Manggabarani memberikan motivasi kepada karyawan Aerotel Smile di Samudera Ballroom Aerotel Smile, Jl Muchtar Lutfi, Makassar, Jumat (9/9). Kegiatan tersebut merupakan Hari Ulang Tahun Hotel Aerotel Smile ke-4 tahun. Hotel Aerotel Smile akan menggelar program corporate social responsibility (CSR). Kegiatan CSR tersebut seperti donor darah, pengobatan gratis, Makassar bersih, dan pembagian sembako. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan Andi Muhammad Idris Manggabarani menilai debat perdana Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sangat memuaskan pendukung Prabowo-Sandi dan masyarakat Indonesia. Khususnya di Sulsel.

Pada debat pertama capres dan cawapres, IMB akronim namanya ikut nonton bareng di Roemah Djoeang Prabowo-Sandi, Jl Andi Mappanyuki, Makassar, Kamis (17/1/2019) malam.

Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Sulsel itu menambahkan, pasangan Prabowo-Sandi sangat menguasai materi debat pertama.

Masalah hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, dan terorisme menjadi tema dalam debat tersebut.

"Kami sangat senang dengan hasil debat pertama Pilpres kemarin. Biarkan masyarakat menilai seperti apa. Siapa yang baca teks dan tidak. Siapa yang menguasai konsep secara umum untuk kemajuan negara dengan tidak. Siapa yang sepertinya tendensius pertanyaan dengan tidak," jelas Idris kepada Tribun, Jumat (18/1/2019).

Calon anggota DPR RI dari Partai Gerindra itu menambahkan, kalau ada caleg mantan narapidana maju bertarung pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019, jangan menyalahkan siapa-siapa, termasuk partai politik peserta pemilu.

"Kalau ada mantan narapidana sayakira tak masalah karena ada regulasi yang mengatur itu. Pemerintah melalui KPU yang meloloskan. Kenapa KPU mengijinkannya? Siapa pemerintah? Janganlah seolah-olah lupa siapa yang ijinkan mantan narapidana maju sebagai caleg," ungkap Idris.

Diketahui, debat pertama antara Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno digelar di Hotel Bidakara, Pancoran, Jaksel, Kamis (17/1/2019).

Debat pertama pemilihan presiden (Pilpres) 2019 disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional. Di antaranya, Kompas TV, TVRI, dan RTV.

Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved