Baruga Sulsel Terima 529 Aduan Masyarakat, Terbanyak Tentang Jalan Rusak

Hal tersebut diungkapkan oleh Admin Baruga Sulsel, Paisal A.M, saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo

Baruga Sulsel Terima 529 Aduan Masyarakat, Terbanyak Tentang Jalan Rusak
st hamdana/tribunwajo.com
ILUSTRASI: Kondisi jalan rusak di Jl Sawerigading, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Jumat (7/9/2018). 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Pusat pengaduan Baruga Sulsel mencatat dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Pemprov Sulsel, Dinas Bina Marga Sulsel yang tercatat paling banyak menerima laporan warga.

Hal tersebut diungkapkan oleh Admin Baruga Sulsel, Paisal A.M, saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Jumat (18/1)

Diketahui Baruga Sulsel adalah pusat layanan pengaduan berbasis online yang diluncurkan Dinas Komunikasi dan Informatika Sulsel. Seluruh pelayanan bisa diadukan di Baruga Sulsel dengan cara mendownload Baruga Sulsel di smartphone dan lanjut mengisi laporan di laman yang ada.

"Jadi yang paling banyak laporannya itu ada Bina Marga ini terkait jalan. Tentu prosesnya butuh waktu lama, tidak mungkin terselesaikan bisa sampai 1 atau 2 tahun baru dianggap selesai setelah dik kerangka gambar bahwa jalanan yang dihubungkan ini telah selesai. Ini banyak laporannya di Kabupaten kabupaten," katanya.

Selain Bina Marga ada juga Dinas Perhubungan Sulsel.

"Dishub laporannya itu paling banyak tentang kemacetan di kota Makassar paling banyak," kata Paisal.

Sejak di operasikan 18 Oktober 2018 sampai 15 Januari 2019 sudah 529 laporan. Ini di-update setiap saat.

Untuk Bina Marga tercatat ada 105 laporan, sedangkan Dishub Sulsel 80 laporan.

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved