Angkut 1 Ton Solar Ilegal, Polres Maros Amankan Warga Makassar

Personel Polres Maros yang dipimpin oleh Ipda Erwin D, menahan mobil Daihatsu Grand Max warna putih DD 1289 VP saat melintas di jalan poros.

Angkut 1 Ton Solar Ilegal, Polres Maros Amankan Warga Makassar
Ansar
Polres Maros mengamankan sopir, Saiful dan Grand Max berisi solar ilegal satu ton sebelum sampai ke Industri Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Personel Polres Maros yang dipimpin oleh Ipda Erwin D, menahan mobil Daihatsu Grand Max warna putih DD 1289 VP saat melintas di jalan poros, Jumat (18/1/2019).

Grand Max yang dikemudikan oleh Saiful tersebut ditahan, lantaran kedapatan mengangkut satu ton solar ilegal dan beberapa jerigen.

Baca: Deretan Derita Vanessa Angel usai Tersangka Prostitusi, Video Panas Beredar hingga Dijauhi Keluarga

Baca: Prabowo Subianto Kenang Masa Muda saat Ditanya Soal Terorisme di Debat Pilpres 2019: Saya Spesialis

Baca: Debat Pertama Pilpres 2019, Makna Diamnya Maruf Amin, Benarkah Hanya Strategi?

Baca: Ingin Jadi Prajurit TNI Angkatan Udara? Daftar di diajurit.tni-au.mil.id, Baca Dulu Persyaratannya

Baca: Sidang Kasus Abu Tours, CEO Hamzah Mamba Dikawal Polisi Bersenjata ke Pengadilan

Baca: Inilah Kepala Desa Ditangkap Polisi yang Dibahas Prabowo Subianto pada Debat Pilpres 2019, Faktanya

Baca: Ahmad Dhani Tiba-tiba Posting Foto Dirinya di Balik Jeruji Besi: Ini Mau Loe!

"Kami tahan mobil itu karena mengangkut solar sebanyak satu ton. Solar itu akan dijual ke industri yang ada di Makassar," kata Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Deni Eko.

Mobil tersebut diamankan setelah polisi mendapatkan adanya informasi dari warga. Beberapa SPBU di Maros menjual solar Subsidi ke mobil betangki modifikasi.

Setelah menerima informasi tersebut, polisi melakukan penelusuran. Hasilnya, Saiful yang merupakan warga Makassar, dipergoki mengangkut solar.

"Untuk sementara barang bukti diamankan di Sat Reskrim Polres Maros untuk proses lebih lanjut," katanya.

Untuk mengelabui petugas, mobil tersebut ditutup dengan menggunakan riben gelap. Kursi barisan dua dan tiga telah dibongkar lalu diganti dengan tangki modifikasi.

Polisi akan terus mencari pelaku yang menjual BBM subsidi ke industri. Hal tersebut telah melanggar. Seharusnya, industri tidak menggunakan BBM Subsidi.

Baca: Link Video Viral Pemuda Mesum di Mojokerto Beredar dan Motif Sebar Adegan Mirip Suami Istri

Baca: Lagi, Hoax Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia, Alvin Faiz Sampaikan Kabar Terbaru Ayahnya

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube Kami: 

Follow juga akun instagram official Kami: 

Penulis: Ansar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved