Kasus Penipuan Abu Tours

Agen Abutours Curiga Ada Campur Tangan Terdakwa Dibalik Penundaan Pembacaan Tuntutan

Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak berani membacakan tuntutan karena belum mendapat petunjuk dari Kejaksaan Agung.

Agen Abutours Curiga Ada Campur Tangan Terdakwa Dibalik Penundaan Pembacaan Tuntutan
Hasan/Tribun Timur
sidang penundaan kasus Abu Tours di Pengadilan Negeri Makassar. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Sejumlah agen dan mitra Abu Tours menuai kekecewaan lantaran sidang pembacaan tuntutan terhadap CEO PT Amanah Bersama Ummat atau Abu Tours Hamzah Mamba kembali ditunda, Jumat (18/01/2019).

Pasalnya, penundaan ini merupakan yang kedua kalinya terjadi dengan dalih Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak berani membacakan tuntutan karena belum mendapat petunjuk dari Kejaksaan Agung.

Para agen menduga ditundanya persidangan ini lantaran ada intervensi atau campur tangan dari terdakwa sehingga proses pembacaan terus diulur ulur.

Baca: Jadwal Lengkap UN 2019 Untuk SMA, SMP dan SD: Kisi-kisi Soal UN 2019, Download Disini

Baca: Update Transfer Hari Ini: Pemain Baru Persib dan Persija, Persebaya Akan Datang 2 Pemain, PSM?

Baca: Setelah Sandigaga Uno, Gerakan Milenial Indonesia Datangkan Agus Harimurti Yudhoyono ke Sulsel

"Kalau menurut saya dalam penundaan ini ada keraguan. Ada keraguan mengingat Hamzah ini orangnya main main duit. Yang kami ragukan itu utamanya karena kami ini hanya agen agen kecil," kata salah satu agen Abu Tours Rosmiah usai sidang penundaan di Pengadilan Negeri Makassar.

Menurut Rosmiah jika tidak ada campur tangan dari terdakwa tidak semestinya proses pembacaan ditunda sampai dua kali.

Sebab di dalam fakta persidangan sudah sangat jelas, saksi dan terdakwa mereka mengakui perbuatanya tidak memberangkatkan jamaah karena setoran jamaah telah habis.

"Karena kalau memang pun mau dijatuhkan sesuai dengan hukuman maksimal. satu kali saja sudah jelas kesalahannya," kata Rosmiah dengan tegas.

Pasalnya, di dalam fakta sendiri para saksi dan terdakwa sendiri sangat jelas jika uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi.

"Peryataan dari dia, sudah mengaku begini begitu. Dan istrinya sudah punya ini punya itu, dari awa tidak punya hanya penjual esteler, tapi punya emas 7,5 kg" tuturnya.

"Yang kami ragukan ini ada permainan, apa sebabnya ditunda. Ini sudah yang kedua kali ditunda," sebutnya.

Rosmiah mengaku Hamzah Mamba tidak pantut diampuni sebab bukan hanya jamaah yang ditipu tetapi agamapun dipermainan. Hamzah disebut sebelum telah bersumpah akan memberangkatkan calon jamaah.

"Kalau saya tuntutan yang sepantasnya untuk Hamzah Mamba, 50 tahun pun di penjara kami tidak puas," ujar Rosmiah.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darmawan Wicaksono menyampaikan sidang pembacaan tuntutan ini ditunda karena belum mendapat petunjuk dari Kejaksaan Agung.

"Sama semerti kemarin alasanya," kata Darmawan Wicaksono. Sidang rencana akan dilanjutkan pada Senin mendatang dengan agenda yang sama. (San)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved