Abu Bakar Baasyir Segera Bebas, Yusril Sebut Karena Alasan Kemanusiaan

Abu Bakar Baasyir Segera Bebas, Yusril Sebut Karena Alasan Kemanusiaan. Abu Bakar sebelumnya dipenjara atas kasus terorisme

Namun karena beberapa hal, kata Abdul Rochim, surat pembebasan ayahnya baru disetujui Presiden Jokowi pada Januari 2019.

"Sudah Desember 2018 keluarga mendapat informasi pembebasan beliau. Tetapi baru disetujui sekarang," terangnya.

Yusril saat menjenguk Abu Bakar Ba'asyir
Yusril saat menjenguk Abu Bakar Ba'asyir (Instagram@yusrilihzamhd)

Sementara dikutip dari Tribunnews.com, penasihat hukum pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra mengatakan Abu Bakar Ba'asyir akan segera dibebaskan.

Yusril Ihza Mahendra sebelumnya sudah berupaya untuk meyakinkan Jokowi agar membebaskan Abu Bakar Ba'asyir.

Upaya ini pun berbuah hasil, menurut Yusril, Jokowi akhirnya menyetujui bila Abu Bakar Ba'asyir dibebaskan.

"Jokowi berpendapat bahwa Baasyir harus dibebaskan karena pertimbangan kemanusiaan," kata Yusril saat bertemu dengan Baasyir di LP Gunung Sindur, Bogor, Jumat (18/1/2019) siang.

Yusril menambahkan, Abu Bakar Ba'asyir sudah mendekam dalam penjara selama sembilan tahun dari pidana lima belas tahun atas kasus terorisme yang dijatuhkan kepadanya.

Menurutnya, Abu Bakar Ba'asyir sudah seharusnya menjalani pembebasan tanpa syarat-syarat yang memberatkan.

Yusril mengatakan, usia Abu Bakar Ba'asyir yang sudah menginjak 81 tahun juga menjadi bahan pertimbangan, termasuk kondisi kesehatan yang semakin menurun.

Baca: Fakta Kasus Terorisme Ustad Abu Bakar Baasyir: Alasan Dapat Bebas Tanpa Syarat

Baca: Hotman Paris Langsung Tagih Janji Jokowi Usai Debat: Tolong Pak Jokowi Perhatikan Nasib Rakyat Kecil

Baca: Dua U-Turn di Jalan Veteran Selatan Makassar Dikuasai Pak Ogah

Baca: Diduga Terlibat Kasus Prostitusi Jaringan Vanessa Angel, Fatya Ginanjarsari Diperiksa 11 Jam

Baca: Kampanye #BudayaBeberes KFC Dikritik, Warga Malah Bilang Mending Makan di Rumah

“Saya sangat menghormati para ulama. Saya tidak ingin ada ulama yang berlama-lama berada dalam lembaga pemasyarakatan," kata Yusril menyampaikan keinginan Jokowi.

Halaman
123
Editor: Waode Nurmin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved