Breaking News:

Tuntutan Hukuman Bos Abu Tours Ditunda, Pengunjung Sidang: Gantung Saja

"Sidang ditunda dan akan digelar Jumat besok mulai pukul 09," kata Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar, Denny Lumba Tobing.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasrul
sanovra/tribun timur
CEO abutours, Muh Hamzah Mamba kembali menjalani sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang berlangsung di Pengadilan Negeri, Makassar, Rabu (14/11). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar menunda persidangan terhadap terdakwa CEO PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours) Hamzah Mamba, Kamis (17/01/2019).

Sidang ditunda dan baru akan digelar pada Jumat (18/01/2019) besok dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca: Live Streaming Debat Pilpres 2019 / Debat Capres 2019 di Kompas TV, Foto Cantiknya Ira Koesno

Baca: Bank Sulselbar Serahkan Satu Unit Mobil Tangki untuk PDAM Gowa

Baca: Ini Deretan dan Manfaat Buah Jamblang, Cocok Buat Penderita Kencing Manis dan Diare

"Sidang ditunda dan akan digelar Jumat besok mulai pukul 09," kata Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar, Denny Lumba Tobing.

Penundaan sidang ini membuat pengunjung yang merupakan agen, mitra dan jamaah sontak berteriak dengan nada kecewa.

"Gantung saja, penipu, perampok," teriak para agen. Setelah berteriak beberapa kali, mereka langsung meninggalkan ruang sidang secara tertib.

Kekecewaan para agen ini lantaran mereka sudah menunggu berjam jam di ruang sidang mulai sejak siang.

Baca: Sedang Berlangsung, Live Streaming Kompas TV Debat Pilpres 2019: Jokowi dan Prabowo Sudah Tiba

Baca: Rakor, Dinas Pendidikan Sulsel Bahas PPDB Bersama 1.300 Kepala Sekolah

Baca: Foto-foto Cantiknya Ira Koesno Moderator Debat Capres, Mirip Gadis, tapi Jangan Heran Lihat Umurnya

Namun molor hingga sore hari dan ujung ujungnya digelar dengan sidang penundaan oleh Hakim.

Sekedar diketahui Hamzah Mamba rencana hari ini menjalani sidang pembacaan tuntutan atas dakwaan yang didakwakan JPu.

JPu mendakwa Hamzah terlibat kasus penipuan, penggelapan dan pencucian uang 96 ribu calon jamaah.

Total uang yang digelapkan senilai Rp 1,2 triliun. Uang itu diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube Kami: 

Follow juga akun instagram official Kami: 

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved