Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Kapankah Debat Presiden Dimulai Pertama Kali di Indonesia? Ini Sejarahnya

Selain ada pasangan calon, ada juga moderator, beberapa panelis, serta penonton yang merupakan pendukung masing-masing pasangan calon.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
Tribunnews.com
LIVE TV! 4 Link Live Streaming Debat Capres 2019 Kompas TV, TVRI, RTV Malam Ini, Bisa Nonton via HP 

Acara debat calon pasangan presiden-wakil presiden yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum pada hari pertama menampilkan pasangan Amien Rais-Siswono Yudo Husodo dan Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (30/6). Debat ini dinilai tidak maksimal, antara lain karena waktu yang disediakan begitu terbatas.

Acara debat calon pasangan presiden wakil presiden yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada hari pertama tampil pasangan Amein Rais - Siswono Yudo Husodo dan Megawati Soekarnoputri - Hasyim Muzadi di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (30/6/2004).

Ketika itu debat terbagi ke dalam dua fase. Artinya, tak serta merta debat dilakukan secara bersama-sama oleh lima pasangan calon.

Harian Kompas yang terbit pada 2 Juli 2004 menjelaskan mengenai pembagian itu.

Pada hari pertama tanggal 30 Juni 2004, pasangan Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi tampil bersama pasangan Amien Rais-Siswono Yudo Husodo Di hari kedua tanggal 1 Juli 2004, tampil tiga pasangan lain Hamzah Haz-Agum Gumelar, Susilo Bambang Yudhoyono- Jusuf Kalla, dan Wiranto-Salahuddin Wahid.

Dwi Noviratri Koesno Martoatmodjo atau Ira Koesno
Dwi Noviratri Koesno Martoatmodjo atau Ira Koesno (PINTEREST.COM/FAMOUS BEAUTY INDONESIAN)

Ira Koesno Moderator

Bertindak sebagai moderator Ira Koesno, dengan menghadirkan beberapa panelis dan banyak penonton.

Karena ini merupakan debat yang pertama dalam sejarah perpolitikan Tanah Air, kesan yang didapat adalah masih serba canggung, tak maksimal, dan tak mencerminkan sebagai sebuah debat sesungguhnya.

Meski demikian, acara tersebut merupakan sebuah rintisan tradisi yang baik dalam kerangka menambah bobot demokratisasi di Indonesia.

Dalam debat capres tersebut, sesungguhnya peluang untuk saling mendebat amat terbuka. Misalnya, dengan mengutarakan ketidaksetujuan pendapat yang dilontarkan pasangan capres dalam menanggapi isu yang dilontarkan panelis.

Namun praktiknya, hal tersebut tak dilakukan secara maksimal. Respons yang diberikan satu pasangan atas jawaban pasangan lainnya kerap lebih merupakan pernyataan setuju atau tambahan atas jawaban yang telah disampaikan.

Ira Koesno
Ira Koesno ()

Semula kesempatan interaksi antarcalon untuk beradu argumentasi itu diharapkan bisa menunjukkan perbedaan antarpasangan calon. Namun kenyataan tak seperti itu pada debat perdana ini. Bahkan, panelis sempat menekankan respons atas jawaban calon lain harus disertai alasan setuju atau tidak setuju agar lebih menjelaskan jawabannya.

Ketika itu pasangan Megawati-Hasyim dan Amien-Siswono bahkan menolak ajakan moderator guna menyatakan setuju atau tidak setuju atas lontaran pendapat pasangan lawan.

Format debat KPU Awal Format yang ditentukan KPU untuk debat perdana ini hampir sama dengan berbagai berbagai stasiun televisi yang berlomba-lomba menggelar acara serupa.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved