Penyelundupan Obat Daftar G Dalam Lapas Kelas II A Palopo Libatkan Tiga Napi

Kasus penyelundupan Obat Daftar G didalam Lapas Kelas II A Kota Palopo terus berlanjut.

Penyelundupan Obat Daftar G Dalam Lapas Kelas II A Palopo Libatkan Tiga Napi
TRIBUN TIMUR/HAMDAN SOEHARTO
Kasat Narkoba Polres Palopo AKP Zainuddin. 

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Seoharto

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Kasus penyelundupan Obat Daftar G didalam Lapas Kelas II A Kota Palopo terus berlanjut.

Saat ini pelaku yang diamankan bernama Andi Rutama telah masuk dalam tahap penyidikan.

Dikonfirmasi TribunPalopo.Com, Kasat Narkoba Polres Palopo, AKP Zainuddin mengatakan, selain mengamankan pelaku penyelundupan, pihaknya juga telah memeriksa tiga napi yang diduga terlibat dalam pemesanan obat daftar G itu.

Baca: Pengumuman CPNS Kemenag atau Kementerian Agama 2018 di Sini, Cek Namamu

Baca: Harga & Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 7, Kamera 48 MP Harga Rp 2 Jutaan, Kapan Masuk ke Indonesia?

Baca: Fakta Baru Vanessa Angel Bisa Tersangka, Mucikari Ke-3 Ditahan Kenapa Mucikari Ke-4 Kabur?

Baca: Kenapa Prabowo Subianto Sebut Gaji Dokter Lebih Kecil dari Tukang Parkir? Reaksi IDI & Ali Ngabalin

Baca: Tom Holland, Pemeran Peter Parker, Bagikan Trailer Perdana Spiderman: Far from Home di Sini!

Baca: PSM vs Kalteng Putra, 26 Januari dan 3 Februari. Ini Jadwal Lengkap Laga Babak 32 Besar!

Baca: Bintang Hollywood Chris Pratt Tulis Kata Manis Saat Lamarannya Diterima Katherine Schwarzenegger

Baca: Striker Asing PSM Eero Markkanen Kaget Sambutan Suporter. Lihat Foto-fotonya Bersama Real Madrid

Satu napi telah dijadikan sebagai tersangka yakni Toni alias Topeng, sedangkan dua napi bernama Awal dan Syarifuddin masih diperiksa sebagai saksi.

"Tiga napi itu sudah diperiksa dua kali. Pemesan obat Toni alias Topeng sudah jadi tersangka dalam kasus ini," katanya.

AKP Zainuddin menambahkan, berdasarkan pengakuan dari pelaku, panyelundupan obat daftar G itu telah dua kali dilakukan. Penyelundupan pertama sebanyak 35 butir obat yang dapat lolos sedangkan yang kedua ada 100 butir namun dapat digagalkan.

"Jadi obat didalam Lapas itu dikonsumsi pribadi. Satu orang memasan lalu dikonsumsi rame-rame didalam lapas," imbuhnya.

Saat ini Satuan Narkoba Polres Palopo masih mengejar pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam penyelundupan obat itu.

Sebelumnya diberitakan, petugas Lapas Kelas II A Palopo menggagalkan peredaran obat terlarang yang coba masuk kedalam Lapas, Selasa (8/1/2019) lalu. Pelakunya sudah diringkus oleh Satuan Narkoba Polres Palopo.

Baca: Hasil Akhir Seleksi CPNS 2018 Kemenag Via Kemenag.go.id & Telegram, Buka 2 Link Pengumuman Ini!

Baca: Kabar Terbaru Ustadz Arifin Ilham hingga Pesan soal Kematian Kepada Ketiga Istrinya

Baca: VIDEO: Begini Kemeriahan Penyambutan Piala Adipura di Polman

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube Kami: 

Follow juga akun instagram official Kami: 

Sebelum Meninggal Dunia, Robby Tumewu Derita Sakit ini Sejak 2013 hingga Jalani Operasi Otak

Pemain U19 PSM Makassar Bakal Promosi ke Tim Senior, Siapa Mereka?

7 Updating Transfer: Persib Bandung Coret Pemain, Pemain Titipan Robert Rene PSM Makassar, Persija?

Menurut Rocky Gerung, Bukan Prabowo Subianto Tapi Emak-emak & Kampus Lumpuhkan Jokowi di Pilpres

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved