Menara Al Markaz Tak Kunjung Rampung, ACC Nilai Dinas PU dan Polres Maros Main Mata

Alasannya, Polres dan Dinas PU terkesan cuek pengusutan kasus dugaan korupsi menara Masjid Al Markaz Maros yang roboh tahun 2017 lalu.

Menara Al Markaz Tak Kunjung Rampung, ACC Nilai Dinas PU dan Polres Maros Main Mata
ANSAR
pengerjaan ulang menara masjid Al Markaz Maros berlangsung. Material beton diganti dengan besi baja. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Wakil Direktur Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi, Abdul Kadir curiga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maros, Polres Maros dan kontraktor menara Masjid Al Markaz Maros berkerjasama, Rabu (16/1/2019).

Alasannya, Polres dan Dinas PU terkesan cuek pengusutan kasus dugaan korupsi menara Masjid Al Markaz Maros yang roboh tahun 2017 lalu.

Hal itu membuat kontraktor leluasa mengganti bangunan roboh yang terbuat dari beton, menjadi besi baja.

Baca: KPU Pinrang Wawancara 86 Calon Relawan Demokrasi

Baca: Jawab Rumor, PSM Makassar Kontrak Marc Antony Klok Hingga 2023

Baca: KPU Luwu Seleksi Berkas 105 Calon Relasi Pemilu 2019

Baca: 99 Peserta Daftar Jadi Relawan Demokrasi di KPU Enrekang

Polres dan PU juga tidak mengetahui batas perampungan pergantian material menara tersebut. Sejak roboh tahun 2017, menara baru belum rampung hingga sekarang.

"Sudah dua tahun mangkrak, tapi belum ada tindak lanjut dari kepolisian dan Dinas PU. Kok mereka tidak tahu kapan waktu perampungan. Artinya, mungkin memang ada kerjasama," katanya.

Kadir menilai, tindakan Polres dan PU hanya memberikan keuntungan kepada kontraktor. Mereka mengerjakan menara, tanpa ada tekanan batas perampungan.

Baca: Foto Terbaru Jet Li Usai Dikabarkan Sakit Parah, Bandingkan dengan Foto Setahun Lalu, Sudah Sembuh?

Baca: Proyek Dishub Pangkep, 12 Unit  Sarana Si Pelaut, Anggarannya Rp 90 Juta

"Ada masalah dibalik ketidakjelasan penyelesaian pembangunan menara. Pihak Dinas PU Maros harus bertanggung jawab terkait ini," kata Kadir.

Dinas PU tidak bisa lepas tanggung jawab begitu saja. Mengingat, anggaran proyek menara Al Markaz melekat di PU. Namun tiba-tiba Dinas PU lepas tanggung jawab.

Kadir melanjutkan, pembangunan menara sudah jelas menuai masalah. Namun semua pihak terkait terkesan tutup mata.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved