Kasus Korupsi Gedung PWI, ACC: Polda Sulsel Tidak Profesional

"Intinya pihak penyidik Polda sudah tidak lagi profesional dalam menangani kasus ini," ungkap Anggareksa kepada tribun timur.com, Rabu (16/1/2019).

Kasus Korupsi Gedung PWI, ACC: Polda Sulsel Tidak Profesional
TRIBUN TIMUR/ SANOVRA JR
Kondisi gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel di Jl AP Pettarani, Makassar, Rabu (6/1/2016). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyayangkan Gedung PWI dikomersilkan tanpa izin Pemprov Sulsel 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aktivis Anti Corruption Committe (ACC) menilai, Polda Sulsel tidak profesional pada kasus korupsi gedung PWI Sulsel.

Pasalnya, sejak penetapan tersangka akhir 2017 lalu, kasus tersebut sempat mereduk dan akhirnya di akhir 2018 kasus itu dianggap lengkap atau P21.

Namun kata peneliti ACC, Anggareksa kasus komersialisasi gedung PWI Sulsel ini kembali terkatung-katung pada awal 2019, karena sudah P21 tapi tidak jelas.

Baca: Kasus Gedung PWI Sulsel, Penyidik Polda Sulsel Tunggu Kesiapan Jaksa

Baca: Sudah 1 Tahun Lebih Kasus Eks Ketua PWI Bergulir di Polda Sulsel, Tersangka Belum Diadili

Baca: Foto Masa Lalu Cut Tari Beredar, Bukan #10YearChallange, Disebut Galak-galak Gemes

Baca: Tiga Mobil Tertipa Pohon Tumbang di Jalan Chairil Anwar Makassar

"Intinya pihak penyidik Polda sudah tidak lagi profesional dalam menangani kasus ini," ungkap Anggareksa kepada tribun timur.com, Rabu (16/1/2019).

Lanjut Anggareksa, publik menunggu ketegasan pihak penyidik Tipikor Polda Sulsel terkait kasus ini. Karena sudah beberapa kali menunda pelimpahannya.

"Kami melihat penyidik Polda sengaja menunda-nunda pelimpahannya berkas dan tersangka, padahal jaksa kita tahu jaksa menyatakan kesiapan," jelasnya.

Baca: Perpanjang Kontrak Bersama PSM Makassar Hingga 2023: Ini Profil dan Statistik Marc Klok

Baca: Kisah Gempar, Anak Soekarno yang Baru Tahu Setelah Berumur 40 Tahun

Dalam kasus Komersialiasi Gedung PWI Sulsel yang berada di Jl Andi Pangeran (AP) Pettarani. Polda Sulsel menetapkan satu tersangka, yaitu Zulkifli Gani Otto.

Berkas Zulkifli dianggap rampung atau P21 tertanggal 9 November 2018. Untuk itu tim penyidik Polda Sulsel mengakui masih menunggu petunjuk Kejati Sulsel.

Seperti diketahui, kasus ini tim penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda telah menetapkan mantan ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Otto tersangka, sejak 2017.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved