3 Nama Disebut Jadi Calon Kuat Sekda Sulsel, Ini Sepak Terjang Mereka

Secara umum, ketiga nama ini bagus dan menjadi orang terbaik di Pemprov Sulsel. Nurdin Abdullah tidak boleh mengabaikan ketiga nama ini

3 Nama Disebut Jadi Calon Kuat Sekda Sulsel, Ini Sepak Terjang Mereka
handover
ilustrasi

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Ada tiga nama calon Sekprov Sulsel yang disebut-sebut masuk rangking tiga besar dari hasil penilaian tes atau assesment oleh Panitia Seleksi (Pansel).

Ketiga nama tersebut adalah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel Jufri Rahman, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo (None), dan Kepala Balitbanda Sulsel Iqbal Suhaeb.

Lalu apakah nama-nama ini akan diusul oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah untuk kemudian dikerucutkan jadi satu nama? Jawabannya hanya ada pada Nurdin Abdullah.

Terlepas dari hal tersebut, pengamat politik pemerintahan sekaligus guru besar Unhas Pro Dr Armin Arsyad memberikan penilaian terjadap ketiga sosok pamong tersebut.

“Secara umum, ketiga nama ini bagus dan menjadi orang terbaik di Pemprov Sulsel. Nurdin Abdullah tidak boleh mengabaikan ketiga nama ini,” ujar Armin Arsyad, Selasa (15/1).

Jufri Rahman, kata Armin, adalah pamong senior yang sudah berpengalaman dengan beberapa OPD yang dipimpinnya. “Terakhir Jufri Rahman memimpin Bappeda dan itu sangat strategis sekali di lingkup pemerintahan. Dan beliau mampu menjalankannya,” ujar Armin.

Jufri Rahman sudah melayani setidaknya empat gubernur, HZB Palaguna, HM Amin Syam, Syahrul Yasin Limpo, dan Nurdin Abdullah.

Kedua, ada Irman Yasin Limpo. None sapaan akrab Kadis Pendidikan Sulsel menurut Armin Arsyad, adalah sosok pamong selain berpengalaman, juga memiliki integritas kuat.

“Pak None itu inovatif cerdas. Semua OPD yang dipimpinnya memperlihatkan kemajuan drastis. Inovasinya selalu menjadi contoh bagi kemajuan seluruh OPD,” kata Armin Arsyad.

Sebut saja di BKPMD, di tangan None Sulsel mendapatkan Investment Award skala nasional dan menjadi pelopor pelayanan perizinan satu pintu di Sulsel dengan mengajak KPK bekerja sama untuk pengawasan.

Di Badan Diklat saat ini bernama BPSDM, None menerapkan pendidikan dan pelatihan ASN secara maksimal. Sedangkan di Dinas Pendidikan pengembangan pengawasan pendidikan dengan basis informasi teknologi e-panrita, siatem UNBK 100 persen untuk tingkat SMA/SMK dan lain sebagainya.

“Saat menjabat Plt Bupati Lutim, meski hanya lima bulan tapi Pak None mampu membuat kesan seolah-olah lima tahun menjabat karena kinerjanya yang bagus di sana,” ujar Armin Arsyad.
Ketiga ada Iqbal Suhaeb. Menurut Prof Armin, Iqbal juga adalah pamong senior yang memiliki integritas dan kecakapan yang cukup untuk jadi sekprov.

Berkali kali juga Iqbal pindah memimpin OPD, dari Kasat Pol PP hingga menjadi Kepala Balitbangda Sulsel.

“Kelebihan Iqbal adalah seorang doktor. Tentu menjadi nilai plus ini,” kata Armin.(*/tribun-timur.com)

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Muh. Irham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved