Proyek Menara Al Markaz Maros Mangkrak, Dinas PU: Perusahaan Sudah Rugi

Sejak bagunan lama roboh diterjang puting beliung 2017 lalu, pembangunan menara baru mangkrak selama dua tahun terakhir.

Proyek Menara Al Markaz Maros Mangkrak, Dinas PU: Perusahaan Sudah Rugi
ANSAR
pengerjaan ulang menara masjid Al Markaz Maros berlangsung. Material beton diganti dengan besi baja. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Pergantian menara Masjid Al Markaz Maros dari beton ke besi baja, membuat kontraktor kewalahan melakukan perampungan.

Sejak bagunan lama roboh diterjang puting beliung 2017 lalu, pembangunan menara baru mangkrak selama dua tahun terakhir.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maros, Zainuddin mengatakan, pembangunan ulang menara mangkrak lantaran, kontraktor memiliki keterbatasan biaya.

Baca: Pengakuan Mantan Bupati Bekasi, Menteri Tjahjo Kumolo Menelpon Tolong Perijinan Meikarta Dibantu!

Baca: Dua Atap Rumah Warga Desa Seppong Luwu Terbang Akibat Angin Kencang

Baca: Belum Bertarung, Kubu Prabowo Subianto Ancam Mundur Pilpres 2019 & Reaksi Tim Jokowi

Baca: Promo Awal Tahun, Gammara Hotel Hadirkan ‘School Holiday Package’

Baca: Enrekang Dapat Bantuan Rp 750 Juta Untuk Penanganan Stunting

Apalagi, perusahaan pemenang tender CV Sinar Mulia, sudah rugi sebesar Rp 759 juta, pada bangunan roboh.

"Perusahaan bebas mengganti material bangunan, lantaran tidak ada aturan yang melarangnya. Pergantian dilakukan berdasarkan keputusan BPKP dan Polres," katanya, Senin (14/1/2019).

Zainuddin melanjutkan, pada pergantian menara tersebut, kontraktor sudah rugi. Anggaran beton hanya Rp 759 juta. Namun pada baja, kontraktor telah mengeluarkan anggaran pribadi sebesar Rp 1,7 miliar.

"Kontraktor saat ini sudah rugi. Saat beton anggarannya hanya Rp 759 juta. Tapi saat baja, sudah mencapai Rp 1,7 miliar. Mereka terus membeli material sampai menara itu rampung," katanya. 

Baca: 3 Model Digerebek Jual Diri di Kamar Hotel, Terciduk saat di Ranjang

Baca: Luna Maya Tak Terima Dipanggil Princess: Sorry, Gua ini Queen ya, Jauh di Atasnya Princess!

Sebelumnya, Wakil Direktur Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi, Abdul Kadir curiga adanya kesengajaan Polres Maros dan Dinas PU, sehingga pembangunan menara Masjid Al-Markaz, mangkrak dua tahun terakhir.

Sejak dibangun 2017 lalu, pasca roboh, sampai sekarang bangunan yang terbuat dari besi baja seharga Rp 1,8 miliar tersebut, belum rampung.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved