Warga Aceh ke Jakarta Pakai Pasport, Ini Kata Kepala Kantor Imigrasi Makassar

"Pelayanan paspor normal-normal saja di kantor kami (Kantor Imigrasi Makassar)," kata Kepala Kantor Imigrasi Makassar, Andi Pallawaruka.

Warga Aceh ke Jakarta Pakai Pasport, Ini Kata Kepala Kantor Imigrasi Makassar
abdiwan/tribuntimur.com
Kepala Kantor Imigrasi Makassar, Andi Pallawaruka memberikan keterangan terkait program pelayanan berbasis IT (teknologi informasi) yang dinamai Kareba Imigrasi Makassar berbasis android saat jumpa pers di kantor Imigrasi klas 1 Makassar, jalan Perintis Kemerde 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kantor Imigrasi Makassar memastikan, permintaan pembuatan pasport di Kota Makassar masih sama seperti biasanya.

Pasalnya, saat ini terjadi fenomena di Aceh Sumatera Utara (Sumut). Dimana, warga yang ke Jakarta memilih transit di Malaysia dan membutuhkan pasport.

Baca: Gunung Ibu di Halmahera Meletus, Status Masih Waspada

Baca: Ini Alasan Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts Mundur & Pulang Kampung? Komen Sekretaris

Baca: Siapa Rian-rian Baby Shu, Tiara Permatasari, Aldiena Cena, Maulia Lestari, Riri Febianti?

Fenomena itu terjadi, menyusul harga tiket penerbangan domestik dibeberapa maskapai terjadi kelonjakan hingga tiga kali lipat, dari pada harga yang biasanya.

"Pelayanan paspor normal-normal saja di kantor kami (Kantor Imigrasi Makassar)," kata Kepala Kantor Imigrasi Makassar, Andi Pallawaruka, Sabtu (12/1/2019).

Terkait fenomena tersebut lanjut Andi Pallawaruka, tidak ada peningkatan soal pelayanan. Lagi pula kalau di Makassar, masyarakat langsung bisa ke Malaysia.

Baca: Ruang TU Kosong di Jam Kerja, Ini Pembelaan Direktur RSUD Batara Guru Belopa

Baca: VIDEO: Operasi Rutin Sat Lantas Polres Jeneponto Tilang 11 Pengendara

"Jadi selarang orang disini yang mau ke Malaysia atau ke Singapura tidak perlu ke Jakarta karena kan ada penerbangan lansung dari sini," ungkap Pallawaruka.

Dia, Pallawaruka memastikan, terkait pelayanan paspor di Kantor Imigrasi di Daya perharinya sekitar 150, sementara di ULP Alauddin berkisaran 100 perhari.

Sementara itu, pantauan tribun timur di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar di Mandai Maros. Beberapa penumpang belum mengetahui harga tiket melonjak.

Baca: Driver Taksi Online Ini Lecehkan dan Peras Penumpang, Ini Permintaannya pada Korban

Baca: RESMI! Pengumuman Hasil Akhir CPNS Kemenristek Dikti, Cek di Sini

Beberapa pengunjung Bandara Sultan Hasanuddin mengaku tidak tahu, ditanya soal harga tiket yang kini pasalnya naik sampai 30 persen dari harga biasanya.

Walau naiknya harga tiket domestik, tapi aktivitas para pengunjung, maupun para penumpang yang berangkat pada pintu keberangkatan, terpantau normal.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

 

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved