TRIBUNWIKI

TRIBUNWIKI: Hj Nuraidah, Dari Mondok, Cita-Cita Jadi Dokter, Kini Legislator Perempuan Bulukumba

Nuraidah tercatat sebagai Alumnus Pondok Pesantren (Ponpes) Babul Khaer, di Kalumeme, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.

TRIBUNWIKI: Hj Nuraidah, Dari Mondok, Cita-Cita Jadi Dokter, Kini Legislator Perempuan Bulukumba
Dok Hj Nuraidah
Hj Nuraidah, Legislator Bulukumba 

"Saya ingin membanggakan orang tua. Dengan menjadi guru agama, saya rasa menjadi pilihan yang tepat," ujar Hj Nuraidah.

Setahun menjadi mahasiswa, Nuraidah dipertemukan dan menjalin kasih dengan Upa Suparya, teman satu almamaternya di Fakultas Ekonomi UMI.

Upa Suparya yang juga merupakan anak dari sahabat ayah Nuraidah, semakin mendekatkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan.

Tepatnya, 11 Juli 1993, Nuraidah dan Upa Suparya disatukan dalam jalinan suci pernikahan.

"Saya berhenti kuliah. Saat itu kami hanya berpikir, kalau rejeki Tuhan pasti akan berikan. Selagi kita berusaha," jelas Nuraidah.

Setelah menikah, kedua pasangan muda inipun memutuskan untuk meninggalkan Kota Daeng dan kembali ke Butta Panrita Lopi.

Di Bulukumba, mereka membuat usaha penjualan tabung gas LPG di Jl AP Pettarani, Kelurahan Tanah Kongkong, di atas warisan sang ayah, Muhadi, sebagai modal usaha untuk keduanya.

Usahanya kemudian melejit, hingga melebarkan sayap menjadi agen minyak tanah dan oli. Mereka juga membeli dua kapal nelayan untuk disewakan.

Kini, usaha dua sejoli ini telah meliputi agen gas LPG, rental truk, kapal nelayan, rumah makan dan warkop, hingga usaha ayam potong.

Ingin Jadi Anak yang Berguna Untuk Daerah

Halaman
1234
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved