Gagal Raih Adipura, Ini Alasan Kepala DLH Enrekang
Dari 14 daerah tersebut, tidak terdapat nama Kabupaten Enrekang yang dipimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati, Muslimin Bando-Asman.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Imam Wahyudi
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia telah mengumumkan daerah Peraih Piala Adipura tahun 2018.
Khusus untuk Provinsi Sulawesi Selatan, hanya ada 14 daerah yang berhasil meraih penghargaan tersebut.
Dari 14 daerah tersebut, tidak terdapat nama Kabupaten Enrekang yang dipimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati, Muslimin Bando-Asman.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Enrekang, Mursalim pun mengakui bahwa dirinya kembali gagal meraih piala bergengsi dalam urusan kebersihan dan pengelolaan lingkungan hidup tersebut.
"Iya, memang kali ini kita kembali gagal meraih piala adipura, padahal kita sudah bekerja maksimal," kata Mursalim kepada TribunEnrekang.com, Jumat (11/1/2019).
Ia menjelaskan, dirinya sedikit kecewa dengan hasil penelaian tersebut, apalagi semua aspek yang menjadi fokus penilaian sudah dibenahi.
"Tentu ada kekecewaan, tapi ya itulah hasil yang kita terima ini akan kita jadikan bahan evaluasi agar ke depan bisa lebih baik lagi," ujarnya.
Ia meyakini, faktor gagalnya meraih adipura lantaran nilai pada verifikasi ketiga yakni TPA, pasar, terminal dan kawasan publik lain dan bank sampah yang masih kurang.
Selain itu, partisipasi masyarakat dalam hal menjaga kebersihan dan lingkungan dinilai masih kurang.
"Partisipasi masyarakat juga masih kurang dan itu jadi tantangan kita ke depannya, kita akan lebih berupaya bekerja lebih giat lagi ke depannya," tutur Mursalim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mursela.jpg)